TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari Raya Idul Adha 1441 H akan segera datang.
Sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1441 Hijriah akan dilaksanakan Selasa, (21/7/2020) pukul 16.45 WIB.
Saat ini, hisab dan rukyatul hilal di 84 titik di seluruh Indonesia sedang dilakukan.
Meski masih belum diputuskan secara resmi, bukan berarti kegembiraan menyambut Idul Adha menjadi tertunda.
Satu amalan sunah yang dianjurkan oleh Muhammad SAW dan paling ditunggu oleh umat muslim adalah penyembelihan hewan kurban.
Apakah satu diantara kalian menjadi generasi penerus yang ditugaskan menjadi panitia kurban?
Kalian merasa belum mengetahui tata cara dan adab menyembelih hewan kurban sesuai sunah?
Seperti yang telah diberitakan oleh TribunJabar.id, berikut fikih kurban bab tata cara menyembelih hewan kurban sesuai sunah Rasullullah Muhammad SAW.
Baca: MUI Keluarkan Fatwa Terkait Shalat Idul Adha & Penyembelihan Kurban saat Pandemi Virus Corona
Baca: Pedagang Hewan Kurban Mulai Gelar Lapak, Pemkot Bekasi Bakal Adakan Rapid Test
Tata cara menyembelih hewan kurban
Dalam artikel yang dibagikan Ustaz Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi di forum kajian Islam, dijelaskan ada dua tata cara menyembelih hewan kurban, yaitu:
1. Menyembelih hewan dengan melukai bagian tempat kalung atau pangkal leher
Cara yang pertama ini adalah cara menyembelih unta sebagai hewan kurban.
Allah Subhaanahu Wa Ta'ala berfirman,
وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ الله لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ الله عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا
"Telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu bagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah…" (QS. Al Haj: 36)
Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma menjelaskan ayat di atas, (Untanya) berdiri dengan tiga kaki, sedangkan satu kaki kiri depan diikat. (Tafsir Ibn Katsir untuk ayat ini)
Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallaahu ‘anhuma, beliau mengatakan, bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat menyembelih unta dengan posisi kaki kiri depan diikat dan berdiri dengan tiga kaki sisanya. (HR. Abu daud dan disahihkan Al-Albani)
2. Menyembelih hewan dengan melukai bagian leher paling atas atau ujung leher
Cara menyembelih kedua ini umumnya digunakan untuk menyembelih kambing, ayam, dan hewan konsumsi lainnya.
Ustaz Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi juga menuliskan adab tata cara menyembelih hewan kurban yang kedua, atau dengan cara melukai bagian leher atas.