Perdana Menteri Baru Prancis Jean Castex Blak-blakan Punya Prioritas Lawan 'Islam Radikal'

Perdana Menteri Prancis yang baru, Jean Castex, berkomitmen untuk lawan 'Islam Radikal' di negaranya


zoom-inlihat foto
perdana-menteri-prancis-jean-castex-2.jpg
BIRO MARTIN / AFP
Perdana Menteri Prancis Jean Castex menyampaikan pidato untuk mempresentasikan programnya di Majelis Nasional di Paris, pada 15 Juli 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perdana Menteri baru Prancis, Jean Castex bersumpah untuk 'tidak patuh' dalam membela sekularisme resmi Prancis.

Ia berjanji akan memerangi 'Islam Radikal' dan segala bentuknya.

Ia menyebut hal itu sebagai 'prioritas' sebagai Perdana Menteri Prancis, seperti diberitakan Al Jazeera.

Hal itu disampaikan oleh Jean Castex dalam pemaparan kebijakan pemerintah baru, di Paris, Rabu (15/7/2020) waktu setempat.

Castex menyebut Prancis goyah karena musuhnya, termasuk teroris, teoris konspirasi, dan komunitarian.

Ia mengatakan undang-undang baru untuk memerangi "separatisme" akan diperkenalkan setelah liburan musim panas.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex memberikan pidato untuk mempresentasikan programnya di Majelis Nasional di Paris, pada 15 Juli 2020.
Perdana Menteri Prancis Jean Castex memberikan pidato untuk mempresentasikan programnya di Majelis Nasional di Paris, pada 15 Juli 2020. (BIRO MARTIN / AFP)

Baca: Presiden Prancis Emmanuel Macron Minta PM Israel Benjamin Netanyahu Tahan Aneksasi Tepi Barat

UU itu bertujuan untuk "menghindari kelompok-kelompok tertentu menjadi tertutup di sekitar identitas etnis atau agama," katanya.

Beberapa anggota minoritas Muslim Perancis merasa bahwa sekularisme resmi negara itu memberikan label khusus untuk mereka.

Bahkan hakim lokal akan ditunjuk pemerintah untuk memastikan "perilaku anti-sosial sehari-hari" agar dihukum dengan cepat, katanya.

Secara khusus menargetkan Muslim

Perdana Menteri Prancis Jean Castex menyampaikan pidato untuk mempresentasikan programnya di Majelis Nasional di Paris, pada 15 Juli 2020.
Perdana Menteri Prancis Jean Castex menyampaikan pidato untuk mempresentasikan programnya di Majelis Nasional di Paris, pada 15 Juli 2020. (BIRO MARTIN / AFP)

Baca: Demo di Tengah Pandemi Covid-19, Tiga Petugas Medis di Prancis Ditangkap, 50 Orang Didenda Rp 2 Juta





Halaman
12
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Semur Jengkol

    Semur jengkol adalah makanan khas Betawi yang diolah
  • Minnie (G)I-DLE

    Dia melakukan debut aktingnya dalam serial Netflix "So
  • Kasus Dugaan Penelantaran Anak, Kuasa

    W membeberkan dugaan penelantaran status dan nafkah dari
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved