Ban motor bocor saat kondisi darurat? Paku dan lem super bisa jadi solusi
Jika ban tiba-tiba bocor dan kondisi lagi sedang buru-buru atau darurat, pengendara bisa menggunakan paku.
Paku ternyata bisa dipakai untuk menambal tambal ban.
Hal ini sudah dipraktikkan oleh Amirulloh, pengguna Honda Vario Techno 125 2014
“Waktu itu pas sampai ke tukang tambal ban, karet untuk tambal ban tubelessnya habis. Karena sudah tengah malam, tukang tambal bannya malah menancapkan paku berpayung buat menahan angin keluar," ucap Amir.
"Ternyata ampuh juga, sampai di rumah bannya tidak kempes! Padahal, jaraknya lumayan jauh dari Bogor ke rumah,” kata pria yang tinggal di Citayam, Depok, Jawa Barat, itu
Namun, cara ini hanya bisa dipakai di ban tipe tubeless alias tanpa ban dalam.
Pengendara pasti mengetahui bahwa ban tidak kempes meskipun tertancap paku.
Selama paku masih tertancap, angin tidak akan keluar dari ban.
Namun, apabila pakunya dicabut, bannya langsung kempes karena lubang menjadi terbuka.
Ada banyak cara darurat yang bisa dilakukan untuk menambal ban tubeless.
Anggota klub ketika turing juga banyak yang memanfaatkan lem super untuk menambal ban tubeless kondisi darurat.
Pengendara tinggal membersihkan lubang pada ban dan memberi lem pada bagian lubang.
Selanjutnya, pengendara harus memastikan lem masuk hingga ke dalam.
Agar lebih kuat, pengendara bisa memakai abu rokok atau debu halus di permukaan lem sebelum kering.
(TribunnewsWiki/Tyo/Motorplus-online/Aong)
Artikel ini telah tayang di Motorplus-online dengan judul "Lebih Canggih dari Tubeless, Ban Model Baru Otomatis Menambal Kebocoran Sendiri"