TRIBUNNEWSWIKI.COM -Belum lama ini ada informasi lewat blog dan video tentang tutorial menghilangkan jerawat.
Beberapa orang memanfaatkan sperma untuk masker wajah.
Masker yang mengandung protein hingga antioksidan ini dianggap mampu memberantas berbagai masalah kulit, termasuk jerawat.
Apakah benar teori tersebut ?
Apakah sperma mampu menyembuhkan jerawat?
Baca: Benarkah Masturbasi dan Hubungan Intim Bisa Jadi Penyebab Timbulnya Jerawat? Ini Penjelasan Ahli
Baca: 7 Buah dan Sayur yang Direkomendasikan untuk Dikonsumsi Guna Hilangkan Bekas Jerawat
Berdasarkan pada para ahli dermatologi berbasis di Los Angeles AS, Dr. Will Kirby via Kompas.com, Dia mengungkapkan, manfaat sperma untuk menyembuhkan jerawat merupakan mitos.
Memang benar, sperma mengandung protein.
Protein bermanfaat untuk menunjang kesehatan kulit, wajah, hingga rambut.
Sebagai catatan, diperlukan protein dalam jumlah cukup besar seperti makan asupan tertentu untuk memperoleh manfaat optimal dari zat gizi satu ini.
Sperma mengandung dosis tidak cukup tinggi untuk dapat mengatasi masalah kulit.
Bukan hanya itu saja, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan mengoleskan protein bisa membantu masalah kulit.
Baca: 4 Rekomendasi Sheet Mask Terbaik untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat Versi TribunnewsWiki
Dilansir dari Cosmopolitan, Kirby menjelaskan, terkait manfaat protein ini.
"Protein memang bagus untuk kulit, wajah, dan rambut. Tapi tidak ada bukti mengoleskannya bisa mengatasi masalah kulit," jelas dia.
Menurut informasi dari Healthline, cara menghilangkan jerawat yaitu dengan melakukan perawatan dan pengobatan tepat.
Memakai produk perawatan kulit (skincare) yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, maupun bahan alami lain untuk mengatasi jerawat ringan.
Pemilik kulit berjerawat pun dapat melakukan perawatan seperti facial hingga chemical peel.
Baca: Inilah 11 Penyebab Timbulnya Jerawat, Ternyata Kebiasaan Sehari-hari Ini Jadi Pemicunya
Penyakit menular seksual
Sperma menjadi slaah satu media penularan penyakit menular seksual.
Penyakit menular ini bukan hanya tak hanya menyebar lewat hubungan seksual.
Sperma mengandung kuman yang bisa mnejadi gerbang penularan penyakit saat melewati selaput lendir seperti bibir, lubang hidung serta mata.