Kasus Positif Bertambah, Pondok Gontor Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Ponorogo

Bupati Ponorogo sebut Pondok Pesantren Modern Gontor kini menjadi klaster baru penyebaran virus corona


zoom-inlihat foto
kabar-terbaru-mengenai-pondok-gontor-terpapar-covid-19.jpg
gontor.ac.id
Kabar terbaru mengenai Pondok Gontor terpapar Covid-19. Jumlah santri positif bertambah hingga jadi klaster baru.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pondok Pesantren Modern Gontor kini menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Rabu (8/7/2020).

Total ada 11 orang di Gontor yang dinyatakan positif Covid-19.

Dikutip Tribunnews dari Kompas.com, total tersebut bertambah dari sebelumnya yang hanya berjumlah tujuh orang.

Mengenai hal ini, rapid test masif akan dilakukan terhadap seluruh penghuni pondok yang terletak di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jawa Timur ini.

IUSTRASI tes swab --- Seorang pria di Beijing menjalani tes swab, Rabu (1/7/2020). Hasil studi para peneliti Harvard menyatakan bahwa strain virus corona di Beijing mungkin berasal dari Asia Tenggara.
IUSTRASI tes swab --- Seorang pria di Beijing menjalani tes swab, Rabu (1/7/2020). Hasil studi para peneliti Harvard menyatakan bahwa strain virus corona di Beijing mungkin berasal dari Asia Tenggara. (WANG Zhao / AFP)

Baca: Kasus Corona di Indonesia Terus Bertambah, Epidemiolog: Jangan Mimpi Pandemi Selesai Tahun Ini

“Untuk meningkatkan upaya tracing dan testing, akan dilaksanakan rapid test secara masif terhadap seluruh penghuni pondok, baik santri, ustadz, dan yang lainnya."

"Jumlah total penghuni yang ada di pondok sebanyak 1.798 orang," terang Ipong, Kamis sore.

Menyoal banyaknya santri Pondok Gontor yang positif Covid-19, Ipong mengatakan pondok ini bisa menjadi klaster baru corona.

“Bisa disebut klaster Gontor. Untuk itu langkah sementara kami isolasi dulu,” kata Ipong, Rabu (8/7/2020), dilansir Kompas.com.

Suasana senam pagi di Pondok Modern Gontor Kampus 2 di Siman, Madusari, Ponorogo pada Jumat (10/7/2020).
Suasana senam pagi di Pondok Modern Gontor Kampus 2 di Siman, Madusari, Ponorogo pada Jumat (10/7/2020). (Pondok Modern Gontor 2/Istimewa)

Baca: Setelah Mengakui Virus Corona Bisa Menular lewat Udara, WHO Kini Merilis Pedoman Baru

Pemkab Ponorogo, ujar Ipong, akan berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Satgas Covid-19 Jati untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Diketahui, hingga Kamis kemarin 300 penghuni Pondok Gontor telah menjalani rapid test.

Jumlah itu terdiri dari 177 ustaz dan 123 santri.

Rencananya, Jumat (10/7/2020) hari ini, rapid test akan dilakukan kembali pada 500 santri.

Sementara untuk sisa penghuni lainnya, akan digelar secara bertahap tiga hari ke depan.

Selain rapid test masif, 98 santri yang kontak dekat dengan pasien positif Covid-19 diisolasi khusus.

Mereka tinggal terpisah dari ribuan santri lainnya.

Kronologi

Para santri Ponpes Gontor asal Sidoarjo mengikuti rapid test yang digelar sebelum mereka kembali ke pondok pesantren untuk menimba ilmu. Belakangan, seorang santri Ponpes ini dinyatakan positif covid-19 dan sudah diisolasi.
Para santri Ponpes Gontor asal Sidoarjo mengikuti rapid test yang digelar sebelum mereka kembali ke pondok pesantren untuk menimba ilmu. Belakangan, seorang santri Ponpes ini dinyatakan positif covid-19 dan sudah diisolasi. (surabaya.tribunnews.com/m taufik)

Baca: Ahli Epidemiologi Tegaskan Zona Hijau Belum Tentu Aman dari Penyebaran Virus Corona

Diberitakan sebelumnya oleh Banjarmasinpost.co.id, pihak Pondok Gontor menyampaikan rilis terkait santrinya yang positif.

Ketua 1 Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor, Ustaz Adib Fuadi Nuriz, menyampaikan kronologi kedatangan santri tersebut.

Santri itu diketahui sampai di pondok pada 17 Juni 2020 lalu dan berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia datang bersama rombongan IKPM dari Sidoarjo.

Ustaz Adib menuturkan, sang santri sudah membawa surat keterangan sehat.

Selain itu, juga disertakan surat pernyataan telah melakukan karantina mandiri terhitung sejak 6 sampai 16 Juni 2020.

Suratnya pun diketahui bermaterai, dilengkapi tanda tangan walinya.

Setelah berada di pondok, santri tidak mengeluhkan sakit dan beraktivitas seperti biasanya.

“Berdasarkan atas penelusuran tim IKPM dan koordinasi dengan Wakil Pengasuh Gontor 2, kami akan menjelaskan kronologinya. Santri tersebut berasal dari Sidoarjo, tiba pada 17 juni 2020 bersama rombongan IKPM Sidoarjo."

"Yang bersangkutan membawa surat keterangan sehat dan surat pernyataan telah melakukan karantina mandiri dari 6 Juni-16 Juni. Surat bermaterai dan ditandatangani walinya,” terang Ustaz Adib.

Ternyata sang santri tertular virus Covid-19 dari ayahnya.

Pihak Pondok Gontor mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo pada Kamis (2/7/2020).

Dalam informasi tersebut disampaikan ayah dari santri dinyatakan positif.

Tak lama kemudian sang santri dilakukan tes swab dan sampel dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Hasilnya, santri itu dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (4/7/2020).

“Lalu pada 2 Juli ada info dari Dinkes Ponorogo, ayah dari santri tersebut dinyatakan positif, maka dilakukan swab pada anaknya, sampel dikirim ke BPLK Surabaya dan anaknya dinyatakan positif pada 4 Juli,” jelas Ustaz Adib.

Setelah hasil tes swab keluar dan dinyatakan positif, sang santri langsung dibawa ke rumah sakit.

Awalnya santri dibawa ke RS Aisyiyah Ponorogo.

Namun, kemudian dipindahkan ke RS Darmayu Ponorogo.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UPDATE Covid-19 di Pondok Gontor, Jumlah Santri Positif Corona Bertambah hingga Jadi Klaster Baru

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved