Tak Punya Lapisan Filter, Ilmuwan Masih Pertanyakan Efektivitas Masker Kain Tangkal Virus Corona

Ilmuwan terus meneliti apakah masker kain efektif untuk menghindari penularan virus corona


zoom-inlihat foto
orang-orang-mengenakan-masker-s-y3.jpg
KIM WON-JIN / AFP
ILUSTRASI - Orang-orang mengenakan masker saat berjalan di daerah Pyongyang, Korea Utara, 6 Februari 2020


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Para ilmuwan sudah meyakini virus corona bisa menular melalui udara.

Fakta ini memunculkan kekhawatiran soal efektivitas masker dalam menangkal penularan virus ini.

Masker N95 dan masker bedah diyakini memang mampu menahan doplet, seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (8/7/2020).

Hanya saja, masker kain belum tentu bisa melakukan itu.

Karenanya, para ilmuwan terus mempelajari efektivitas masker buatan sendiri untuk bisa menangkal partikel virus di udara.

Apa lagi jika mengingat sebagian besar masker yang tak memiliki lapisan filtrasi.

Padahal lapisan itulah yang bisa menahan partikel berbahaya.

Baca: Daftar 23 Platform Sumber Belajar dari Rumah dari Kemendikbud untuk Tahun Ajaran Baru 2020/2021

"Sebagian besar masker kain, tidak dilapisi filtrasi yang dapat menahan partikel berbahaya," kata Sara Greenstein, CEO Lydall, perusahaan produsen masker N95.

Kendati demikian, mengenakan masker tetap dianjurkan untuk meminimalisir risiko.

Selain itu, menghindari kerumunan juga penting untuk dilakukan.

Penggunaan efektif 4 jam

ILUSTRASI - Pengemudi ojol menggunakan APD, salah-satunya adalah masker
ILUSTRASI - Pengemudi ojol menggunakan APD, salah-satunya adalah masker (Grab Indonesia)

Baca: Setelah Face Shield, Nagita Slavina Kini Tampil Beda dengan Masker Rainbow, Segini Harganya

Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan, penggunaan masker kain efektif digunakan selama empat jam.

"Masker kain bagi orang yang sehat maksimal dipakai tiga sampai empat jam, setelah itu harus diganti," kata Wiku.

Sebelumnya, masker sempat menjadi barang langka di pasaran setelah pemerintah mengumumkan kasus positif Covid-19 pertama.

Meski saat ini masker dapat diperoleh dengan mudah dan ditemukan di berbagai tempat, Wiku mengatakan bahwa benda itu dapat dibuat sendiri di rumah masing-masing.

Adapun syarat minimal masker kain yang direkomendasikan Wiku adalah berbahan katun, menggunakan tiga lapis kain, kemudian disesuaikan dengan bentuk wajah.

ILUSTRASI - Sejumlah warga menggunakan masker saat berkatifitas di kawasan simpang empat Gading, Kota Yogyakarta, Minggu (31/5/2020).
ILUSTRASI - Sejumlah warga menggunakan masker saat berkatifitas di kawasan simpang empat Gading, Kota Yogyakarta, Minggu (31/5/2020). (Tribunjogja.com | Hasan Sakri)

Baca: Abaikan Protokol Kesehatan dengan Tak Pakai Masker, Presiden Brasil Dapat Ancaman Denda

Selain itu, penting juga untuk memahami tata cara penggunaan masker yang baik agar benar-benar terhindar dari paparan virus Covid-19.

Bagian luar masker akan berhadapan dengan berbagai kuman dan bakteri yang tidak kasatmata.

Oleh sebab itu, masyarakat selalu diiingatkan untuk memakai masker dengan baik dan benar, yaitu dengan menutup mulut dan hidung.

"Yang penting adalah menutup dagu, mulut, sampai pipi," ujar Wiku.

Baca: Tips Hindari Iritasi Kulit Wajah Akibat Gunakan Masker Dalam Waktu yang Lama





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved