TRIBUNNEWSWIKI.COM - Saat ini istilah hape (HP) kentang sudah sangat populer di dunia nyata maupun di media sosial.
Sebutan ini biasanya digunakan untuk mengejek ponsel dengan spesifikasi rendah dan "loyo" saat dipakai main game.
Kentang ini merupakan sebuh kependekan dari "kena tanggung".
Bisa juga digunakan untuk segala hal yang serba hampir dan kurang maksimal.
Untuk para gamer istilah hp kentang ini sudah cukup dikenal.
Baca: Cara Mudah Memperpanjang SIM saat Pandemi Covid-19, Bisa Dilakukan Jarak Jauh dengan Smartphone
Baca: Pertama di Dunia, Inilah Smartphone dengan Fitur Termometer Suhu Tubuh, Bisa Deteksi Covid-19?
Lalu, seperti apa ponsel yang disebut dengan "Hp Kentang" ini ?
Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com Herry SW, seorang pengamat gadget menuturkan mengenai hp kentang ini.
" HP kentang adalah ponsel dengan spesifikasi pas-pasan. Kentang itu kan "kena tanggung" dan terbatas banget
Sejalan dengan Herry, seorang pengamat gadget lain, Lucky Sebastian menjelaskan bahwa, "kentang" yang dimaksud yakni singkatan "kena tanggung".
Hal ini merujuk pada spesifikasi yang diusung dari smartphone tersebut.
"Kabarnya, 'kentang' itu singkatan dari kena tanggung, sesuai artinya yaitu spesifikasi gawai yang tanggung," ujar Lucky, Kamis (2/7).
Baca: Daftar Harga Smartphone RAM 6GB, 8GB, dan 12GB di Indonesia, dari Samsung, Xiaomi, hingga Oppo
Lucky memberikan keterangan tambahan, HP kentang dianggapnya smartphone yang kurang mumpuni untuk bermain game karena terlalu berat.
Bahkan dapat mengakibatkan smartphone lemot.
"HP kentang itu kira-kira HP yang spesifikasinya pas-pasan, sehingga ketika digunakan untuk bermain game yang berat sering tidak mampu atau lag parah, karena tidak di desain untuk itu," terangnya.
Lantas, smartphone seperti apa yang masuk dalam kategori "Kentang" yang dimaksud?
Herry SW menyebut, smartphone dalam kategori HP kentang yakni ponsel entry-level yang kapasitas baterainya kurang dari 4.000 mAh, dengan RAM 2 GB dan media penyimpanan 16 GB.
"Media penyimpanan 16 GB terasa kurang karena ukuran aplikasi dari waktu ke waktu terus membesar. Untuk kelas entry level pun, saat ini kapasitas memori internal idealnya minimal 32 GB," ujar Herry.
Baca: Xiaomi Rilis Smartphone 5G Redmi 10X dan 10X Pro, Dibanderol Mulai Rp 3 Jutaan
Sementara menurut Lucky, HP yang masuk dalam kategori kentang yaitu smartphone dengan segmen entry-level dengan kapasitas RAM yang terbilang kecil.
"Biasanya HP yg masuk dalam kategori entry-level, dengan RAM 2 GB atau kurang, internal storage 16 GB atau 32 GB, atau HP yang umurnya sudah lawas," terang dia.
Lucky menjelaskan, kapasitas RAM seperti di atas sulit menjalankan aplikasi atau game yang memakan banyak memori pada smartphone.