"Saat ini kita tidak bisa melawan tim-tim kuat level atas di Indonesia seiring kondisi Covid-19 yang semakin parah. Jadi, TC di luar negeri dapat membantu pola konsumsi dan physical conditioning pemain selama masa karantina."
Setelahnya, Shin merencanakan kembali TC di Indonesia pada September mendatang.
"Baru kita mengadakan TC kembali di Indonesia pada awal September."
Akan tetapi, suara berbeda justru diungkapkan PSSI.
PSSI dikabarkan berniat menggelar TC timnas Indonesia di Jakarta, tepatnya di Lapangan ABC Senayan dan Stadion Madya.
Sebut Soal Transparasi
Baca: Ratu Tisha Mundur, PSSI Kecewa Tapi Tak Bisa Cegah, Bagaimana Nasib Persiapan Piala Dunia U20?
Selain hal itu, Shin Tae-yong juga menyebut transparansi dalam sepak bola Indonesia.
"Negara-negara yang sepak bolanya maju, masyarakatnya lebih mengetahui tentang federasi secara transparan," katanya.
"PSSI sering berganti pengurus dan kebijakan."
Belum lagi soal target PSSI yang terlalu muluk-muluk buat Shin.
Yunus Nusi selaku Plt Sekjen PSSI menegaskan, PSSI ingin timnas U19 Indonesia setidaknya bisa lolos dari fase grup pada Piala Dunia U20 2021.
Setelah melewati tahapan itu, timnas diharapkan bisa tembus ke babak delapan besar dan semifinal.
Baca: Latihan Perdana Timnas, Shin Tae-yong Kritik Jeleknya Lapangan Stadion Indonesia
Menurut Shin Tae-yong, target ini terlalu jauh.
Apa lagi mengingat ranking Indonesia yang hanya di nomor 173 dunia.
"Jika saya membuat program untuk timnas dan pemain, tolong kerja samanya. Seorang pelatih bukanlah pesulap, tetapi kami perlu proses," ujar Shin lagi.
"Saya ingin ada dalam sejarahnya ketika visi sepak bola Indonesia terwujud."
"Sebelum adanya Covid-19 ini, 70.000 penonton datang ke pertandingan pembuka Liga 1 di Jakarta. Benar-benar hebat sekali antusiasme sepak bola Indonesia. Pemerintah Indonesia pun sangat perhatian terhadap sepak bola karena bergulirnya Piala Dunia U20 2021 tahun depan," katanya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)