TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto mengatakan ledakan di Menteng, Jakarta Pusat tidak terindikasi teroris.
Sebab menurut Heru tidak ada korban dalam peristiwa itu.
Ledakan di Jalan Yusuf Adiwinata itu hanya membuat ban mobil Pajero bernomor polisi 1812 PJH sebelah kiri mengalami kempes ban.
"Ini kalau kita lihat tidak ada dampak korban, baik manusia, hanya fisik ban mobil.
Masih jauh. Kalau untuk teroris kita belum menyimpulkan dan butuh pendalaman," tegas Heru di lokasi, Minggu (5/7/2020).
Lebih lanjut, menurut Heru tidak ada temuan bahan-bahan dengan daya ledak tinggi.
Polisi hanya menemukan bekas platik dan pipa dari sisa ledakan itu di lokasi kejadian.
Baca: Ledakan di Menteng, Saksi Katakan Lihat Orang Lempar Bungkusan ke Lokasi Kejadian
Baca: Kronologi Pendaki Hilang di Gunung Guntur selama 31 Jam dan Ditemukan Lemas di Dekat Sumber Air
Heru menyebut jika ledakan tersebut dalam kategori low eksplosif.
"Kalau teroris biasanya selalu mencari korban dan bahannya biasanya selalu membahayakan untuk orang sekitarnya," katanya.
Saat ini Heru menyampaikan jika pihaknya masih menunggu hasil olah TKP yang akan dilakukan pemeriksaan di laboratorium forensik.
Ia memprediksi hasilnya akan keluar pada Senin ini.
"Untuk saat ini sudah kita nyatakan bersih, sekali lagi kita tekankan ledakan ini dampaknya kecil.
Tidak ada luka di korban manusia, maupun meninggal," kayanya.
Heru Novianto mengatakan jika saat ini ada lima saksi yang diperiksa terkait ledakan di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng Jakarta Pusat.
Kendati demikian Heru enggan memaparkan identitas saksi yang diperiksa itu.
"Ada lima saksi yang kami periksa. Kami belum bisa sampaikan karena saat ini masih dalam pemeriksaan," ucapnya.
Baca: Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Jauh dari Tenda dalam Keadaan Telanjang
Baca: Beredar Link Download Data 91 Juta Penggunanya Sebesar 9,5 GB di Facebook, Tokopedia Beri Tanggapan
Keterangan saksi mata
Seorang saksi mata mengatakan dirinya melihat orang melempar bungkusan ke arah mobil tersebut.
Hasan, warga di sekitar kejadian mengatakan dirinya mendengar ledakan setelah melihat dua orang yang berboncengan motor melemparka bungkusan plastik hitam.
"Meledak lebih dari petasan, ada motor kaya ada ngelempar gitu satu orang, kemudian dia malah tancep gas," ujar dia di Jakarta, Minggu, seperti dikutip Kompas.com.