TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang anggota dewan di Spanyol diketahui menyiarkan dirinya mandi pada saat pertemuan dewan melalui konferensi video.
Momen dirinya mandi ini disiarkan secara langsung dalam televisi lokal dan rekamannya tersebar di jagat media sosial, dilansir Independent, Sabtu (4/7/2020).
Saat pertemuan yang dimulai pukul 8 pagi, Bernardo Bustillo, anggota dewan yang juga Sekretaris Jendral Partai Buruh Sosialis Spanyol ini sempat mengucapkan khawatir dirinya tak punya waktu mandi, mengantar putrinya ke rumah tunangan dan tiba tepat waktu di kantor.
Alih-alih meninggalkan rapat, seorang yang juga bekerja sebagai instruktur renang ini justru membawa laptopnya ke kamar mandi agar bisa terus mendengarkan diskusi.
Namun, apa yang dilakukannya ini kemudian mendapatkan perhatian dari para anggota dewan lain, sejumlah anggota lembaga eksekutif (termasuk wali kota), wartawan, dan beberapa otoritas lainnya.
Diketahui, para anggota dewan ini berkumpul dalam sebuah konferensi video untuk membahas rencana pembersihan puing-puing yang tersapu aliran sungai.
Saat temannya sedang membahas sesuatu, Bustillo terlihat muncul di balik panel tembus pandang.
Penampakan dirinya ini dapat disaksikan di hadapan para peserta konferensi video lainnya.
Bustillo diketahui tak tahu jika kamera laptop sedang merekam dirinya.
Baca: Password Kurang Aman, Webinar Zoom Sosialiasi Pilkada KPU di Sumatera Barat Disusupi Video Asusila
Ia juga tak menyadari ada panggilan dari rekan-rekannya.
Satu orang dalam rapat tersebut terdengar mengatakan, "Itu tolong Berni dikasih tahu, cepat. Tolong Berni diingatkan" sesaat sebelum Wali Kota mengakhiri konferensi videonya.
Rekaman tersebut dikabarkan telah beredar luas di masyarakat melalui media sosial.
Dalam sebuah pernyataan, ia mengakui hal yang tak sengaja ia lakukan itu memiliki alasan.
"Secara pribadi, saya tidak perlu meminta maaf atas rekaman ini, karena saat itu saya ingin terus mendengarkan rapat hingga menit terakhir.
Saya mandi agar saya bisa mengantar putri saya tepat waktu sebelum bekerja lagi," katanya.
"Saya percaya itu bukan tindakan kriminal, tidak etis, atau tidak terhormat, karena saya pikir kameranya tak menyala".
Baca: Meroket Selama Pandemi Covid-19, Nilai Saham Zoom Kini Dekati Rp 1000 Triliun: Kalahkan Saham AMD
Diketahui sejak munculnya pandemi Covid-19, pertemuan politik dan rapat anggota dewan dilakukan melalui konferensi video dan disirkan langsung di televisi lokal.
"Aku tidak pernah merasa malu dengan ketelanjangan, apakah itu yang orang lain lakukan ataupun aku sendiri," kata Bustillo.
Dia menambahkan, "Memang saat ini banyak candaan di medsos, namun saya tak bisa bilang ini akhir kehidupan politik saya"
Mengakhiri pernyataannya kepada media lokal, Bustillo mengatakan, "Saya ucapkan terima kasih kepada semua orang, baik di dalam maupun di luar partai politik saya yang saat itu telah mengingatkan saya".
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)