Selain itu alasan dari PSSI adalah, mengenai timnas strata lainnya yang juga dilatih oleh Shin Tae-yong, yakni timnas senior.
Seperti diketahui, timnas senior Indonesia akan melakoni tiga pertandingan sisa babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia melawan Thailand (8 Oktober), Uni Emirat Arab (13 Oktober), dan Vietnam (12 November).
Sehingga timnas senior juga membutuhkan persiapan untuk hal itu, apalagi dalam tiga laga tersebut diharapkan timnas bisa meraih kemenangan.
“Kalau dia membawa timnas U-19 ke Korea Selatan, bagaimana dengan timnas senior?"
"Jadi kami bukannya tidak mau ke Korea Selatan, tetapi mesti ada kesinambungan juga,” katanya.
“Dan pastinya kalau pemain ke Korea, sampai sana mereka akan karantina selama 14 hari dulu, jadi waktunya cukup terbuang,” tutur pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.
Kronologi Shin Tae-yong vs Indra Sjafri
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri beberapa waktu lalu sempat buka suara terkait kritik yang dilayangkan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kepadanya.
Baru-baru ini, kepada media Korea Selatan, Shin Tae-yong menyebut Indra Sjafri sosok yang indisipliner.
Shin mengatakan, Indra Sjafri pulang lebih dulu tanpa izin dari pemusatan latihan timnas U19 Indonesia.
Padahal, posisi Indra Sjafri saat itu masih sebagai asisten pelatih Shin Tae-yong, belum menjadi Direktur Teknik.
Indra Sjari pun menjelaskan secara rinci kronologi masuknya dirinya di dalam tim kepelatihan timnas.
Baca: Pelatih Timnas Shin Tae-yong Kecewa Sikap PSSI Berubah: Tolong Kerja samanya, Pelatih Bukan Pesulap
Baca: Ditanya Soal Target Tinggi Timnas, Shin Tae-yong Justru Sebut Peringkat FIFA Indonesia yang Jeblok
Baca: Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Kekecewaannya ke PSSI dan Sentil Peran Indra Sjafri
Pada Desember 2019, Indra bertemu Shin Tae-yong di Hotel Mulia, Jakarta.
Pasca SEA Games di Manila, Indra Sjafri diminta PSSI mendampingi Shin, karena memang dalam kontrak dipersyaratkan ada pelatih lokal di timnas, agar nantinya ada transformasi ilmu kepelatihan.
"Shin setuju saya menjadi salah satu bagian tim kepelatihan timnas."
"Bahkan saat saya meminta tambahan satu nama pelatih lokal lagi, yang kemudian saya rekomendasikan Nova Arianto, dia juga setuju," ucap Indra dalam press release PSSI.
Pada 28 Desember 2019, PSSI secara resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia, didampingi Indra Sjafri, bersamaan dengan perhelatan final Liga 1 Putri di Stadion Pakansari, Bogor.
Shin Tae-yong bersama Indra Sjafri, Nova Arianto, Gong Oh Kyun dan tiga pelatih lain dari Korsel kemudian memimpin pemusatan latihan timnas U19 di Cikarang, Jawa Barat, yang dimulai sejak 13 Januari 2020 dan diikuti 52 pemain.
"Selama waktu itu, tidak pernah satu detik pun saya tidak mendampingi timnas U-19."