Setelah itu, Mina kembali mengunggah foto pergelangan tangan yang penuh bekas luka.
Ia mengaku tidak menginginkan ganti rugi, akan tetapi ia meminta Jimin untuk mengakui kesalahanya dan meminta maaf.
Baca: Kilas Balik K-Pop dari Spotify Digelar, Sebuah Hadiah Akhir Tahun Untuk KPopers Indonesia
Baca: Ungguli Rekor BTS, How You Like That BLACKPINK Jadi MV Terbanyak Ditonton dalam 24 Jam di YouTube
"Unnie, itu terlalu menakutkan dari sebuah cerita untuk menyebutnya fiksi. Aku pergi untuk merawat bekas luka sebanyak 3-4 kali. Tapi unnie, ingatakan tidak memudar. Aku menjadi gila setiap hari.
Jimin unnie - hukum? Tuntutan hukum? Aku tidak punya uang melakukan hal itu. Aku tidak bisa.
Kompensasi kerusakan mental? Aku tidak membutuhkan semuanya dan aku tidak berniat untuk mendapatkannya.
Aku hanya merasa begitu sangat tidak adil bahwa aku dirusak olehmu. Rasanya sakit dan aku mengalami kesulitan.
Yang aku harap hanya agar kamu mengakui kesalahanmu, di depanku. Hanya satu permintaan maaf yang tulus.
Kamu menyiksa hidupku.. Aku menderita setiap hari saat membuka mata. Tapi, aku harus menjadi tulang punggung keluarga.
Akui kesalahanmu dan minta maaf. Biarkan aku memiliki beberapa rilis juga, hmm?"
Awalnya, hal ini muncul karena Mina mengunggah tangkapan layar berisi pesan DM dari seorang warganet yang bernada negatif.
Dalam keterangannya, Mina mengatakan ia dibully oleh rekan membernya di AOA selama 10 tahun.
Ia mengaku sebenarnya masih ingin berkarier menjadi idol K-Pop bersama AOA.
Namun, karena sosok pelaku tersebut membencinya, Mina memutuskan mundur dan pindah agensi.
"Tidak apa-apa jika kamu tak mengakui aku sebagai idol atau aktris. Aku tidak pandai dalam hal itu dan memiliki banyak kekurangan.
Tapi, aku sangat senang melakukannya dan bekerja keras. Itu adalah sesuatu yang aku sukai dan tidak membuatku stres.
Jujur, aku benar-benar tidak ingin keluar dari AOA, tapi karena ada seseorang yang membenciku, aku diintimidasi selama 10 tahun," ungkap Mina.
Lebih lanjut, dalam unggahannya, Mina mengungkapkan si pelaku bullying baru-baru ini kehilangan sang ayah.
"Belum lama ini, ayah dari unnie itu meninggal dan hatiku sakit, tapi juga terasa aneh, aku tahu rasa sakit itu.
Aku pergi ke pemakaman dan segera setelah dia melihatku, dia mulai menangis dan berkata dia menyesal, sepertinya hatiku hancur dalam kesia-siaan," beber Mina.
Banyak warganet menduga si pelaku adalah Jimin.
Pasalnya, ayah Jimin AOA meninggal pada April 2020, lalu.
Meski begitu, FNC Entertainment selaku agensi AOA belum memberikan respons.
(Tribunnewswiki/Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 10 Tahun Ditindas, Mina eks-AOA Ungkap Bukti Dibully Mantan Rekan Member, Diduga Jimin