Soal Ancaman Reshuffle, Moeldoko: Saya Tidak Bisa Melampaui Apa yang Dipikirkan Presiden

Moeldoko enggan mengomentari lebih jauh ihwal realisasi reshuffle, ia mengatakan hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi


zoom-inlihat foto
moeldoko-isu-reshuffle.jpg
Kompas.com
Moeldoko tak mau menanggapi perihal reshuffle kabinet Jokowi. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6/2019)(KOMPAS.com/Haryantipuspasari)


Moeldoko enggan mengomentari lebih jauh ihwal realisasi reshuffle, ia mengatakan hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Beberapa waktu belakangan ini tengah hangat dibicarakan soal wacana isu reshuffle kabinet.

Hal tersebut muncul setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan ancaman reshuffle kabinet di hadapan para menterinya saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada 18 Juni 2020 silam.

Terkait hal tersebut, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko turut memberikan tanggapannya.

Dilansir oleh Kompas.com, Moeldoko menyatakan, saat ini banyak pihak yang kerap meramal dan memprediksi siapa saja yang akan terkena reshuffle kabinet.

"Sekarang ini memang banyak para peramal di luar. Muncul peramal-peramal baru. Biasa, dinamika politik," kata dia dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (2/7/2020).

Ia mengatakan, sejatinya teguran reshuffle merupakan suntikan semangat dari presiden kepada para menteri agar bekerja lebih keras.

Ia menyatakan, presiden menginginkan semua anggota kabinet bekerja ekstra keras pada masa krisis seperti sekarang.

Baca: Rumor Reshuffle Kabinet Mencuat Pasca-Jokowi Beri Teguran, 4 Nama Menteri Ini Dinilai Cocok Diganti

Baca: Soal Kemarahan Jokowi, Fahri Hamzah: Saya Ingin Sekali Presiden Ngomong Begini

Kendati demikian, Moeldoko enggan mengomentari lebih jauh ihwal realisasi reshuffle.

Moeldoko mengatakan, hal tersebut merupakan hak prerogatif presiden.

"Saya enggak bisa melampaui apa yang dipikirkan presiden. Secara mutlak itu otoritas beliau dan hak prerogatif beliau. Jadi saya enggak punya kompetensi mengomentari itu," ujar dia.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved