"Dari 43 siswa ini kami periksa satu per satu kelengkapan dokumen tersebut, satu di antaranya positif PCR virus corona," kata Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Domine Edward Osok Sorong dr Farida Tariq.
Penumpang itu langsung dibawa ke ruang isolasi Bandara Domine Edward Sorong.
Setelah itu langsung dilakukan pengecekan kepada rombongan lainnya dengan melakukan tes swab.
Ke-43 anggota rombongan lain pun menjalani tes swab menggunakan metode PCR (polymerase chain reaction) pada 21 Juni 2020.
Farida pun terkejut mengapa WH sampai bisa diloloskan untuk menaiki pesawat padahal ia diketahui positif Covid-19.
Padahal, setiap calon penumpang pesawat pun diperiksa sesuai prosedur yang berlaku.
Ia menduga ramainya penumpang membuat petugas kesehatan di bandara asal kewalahan dan lalai memeriksa dokumen persyaratan.
Farida juga kini telah menghubungi Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno Hatta untuk meminta keterangan.
"Sedang ditelusuri, karena sesuai mekanisme hasil tes swab yang diketahui positif, tidak diberikan kepada calon penumpang," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penumpang Garuda dari Bandara Soetta-Sorong Positif Covid-19, Bagaimana Bisa Lolos? "