India Desak Rusia Percepat Pengiriman Rudal, Peneliti: Ingin Samakan Kekuatan Militer dengan China

Peneliti menilai pemerintah India tengah berupaya samakan kekuatan militer dengan China


zoom-inlihat foto
rudal.jpg
BBC
IUSTRASI - Rudal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketegangan antara China dan India belum mereda hingga sekarang.

Setelah konflik di perbatasan Himalaya beberapa waktu yang lalu, kedua negara semakin memperkuat pertahanan masing-masing, terutama di perbatasan.

India dikabarkan telah memborong rudal dari Russia, seperti diiberitakan Kontan dari South China Morning Post, Jumat (26/6/2020).

Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh dalam kunjungannya ke Moskow, telah mendesak negara itu untuk mempercepat pengiriman rudal.

Pengiriman rudal Russia ke India dijadwalkan pada Desember 2021.

Namun rudal bernilai 5,2 miliar USD itu dikabarkan telat dikirim karena imbas pandemi Covid-19.

Jet tempur MiG-29 milik Angkatan Udara India (IAF) yang belum lama ini diperbarui dengan penambahan instrumen terbaru.
Jet tempur MiG-29 milik Angkatan Udara India (IAF) yang belum lama ini diperbarui dengan penambahan instrumen terbaru. (AFP / SAM PANTHAKY)

Baca: China Bantah Berita Tewasnya 40 Pasukannya dalam Konflik Perbatasan dengan India

Perlu diketahui, Rusia memang menjadi pemasok senjata terbesar India.

Pengamat menyebut kondisi ini bisa mengancam China.

Terlebih lagi juga rudal dikombinasikan dengan pesawat India yang memang dirancang untuk bertempur di ketinggian.

Tak heran jika India memborong persenjataan.

Peneliti Sekolah Studi Internasional Universitas Teknologi Nanyang Singapura, S Rajaratman, mengatakan konflik diperbatasan telah mendorong India untuk menyamakan kekuatan militer mereka dengan China.

Perbatasan China dan India
Perbatasan China dan India (AFP via BBC)

Baca: Terkait Konflik dengan China, PM India Bebaskan Tentara Ambil Tindakan: Kedaulatan yang Terpenting

Baik China maupun India diketahui memiliki sistem S-300.

Akan tetapi China lebih unggul, lantara memiliki pertahanan udara S-400 dengan pengiriman terakhir pada akhir 2018.

Pihak Russia mengklaim S-400 merupakan sistem pertahanan udara paling mutakhir.

Sistem ini bisa mendetaksi dan menembak sasaran, termasuk rudal balistik, jet, dan drone.

Adapun jangkauannya mencapat 600 kilometer pada ketinggian 10 meter hingga 27 kilometer.

Meski diunggulkan, China juga tak tinggal diam.

Mereka telah memperluas gedung persenjataan sejak Doklam berselisih.

Setidaknya, mereka telah menyiapkan jet tempur siluman J-20, helikopter Z-20, jet tempur J-10C dan J-11B yang dimodifikasi, drone multi-peran Wing Loong II, tank ringan Type 99A dan Type 15.

Tentara China di perbatasan India
Tentara China di perbatasan India (AFP via BBC)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved