TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketegangan di tubuh PSSI belum usai.
Setelah Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengkritik PSSI, kini giliran Indra Sjafri yang menjelaskan duduk perkara.
Bagi Indra Sjafri, justru Shin Tae-yong yang banyak bicara.
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah klarifikasi yang tayang di laman resmi PSSI, Sabtu (20/6/2020).
Lalu bagaimana perbandingan kedua pelatih ini?
Sebenarnya, Indra Sjafri dan Shin Tae-yong sama-sama memiliki prestasi gemilang.
Keduanya layak untuk memimpin skuad Timnas Indonesia.
Prestasi Shin Tae-yong
Baca: Jika Shin Tae-yong Didepak PSSI, Ini Daftar Nama yang Mungkin Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Shin Tae-yong sudah mentereng sejak menjadi pemain di negeri asalnya.
Shin Tae-yong sudah membela Timnas Korea Selatan U17 pada 1987.
Mulai dari masa tersebut, ia menjadi langganan timnas kelompok usia.
Shin Tae-yong muda pernah merumput bersama Timnas Korea Selatan U17, U20, U23, dan Timnas senior pada 1992 hingga 1997.
Kembali ke ranah klub, Shin Tae-yong membela Seongnam FC pada 1992-2004.
Selama periode tersebut, dirinya berhasil mencetak 76 gol dari 296 pertandingan.
Pensiun sebagai pemain, bukan berarti Shin Tae-yong meninggalkan dunia kulit bundar.
Pada 2008 hingga 2012, Shin menjadi manager Seongnam Ilhwa Shunma.
Bersama klub tersebut, ia memenangkan 2010 AFC Champions League.
Pada tahun 2015, Shin Tae-yong menjadi pelatih kepala Timnas Korea Selatan U-23.
Masih di lingkup Timnas, Shin Tae-yong berganti menangani Timnas Korea Selatan U-20 pada tahun 2017.
Namun Shin juga tidak terlalu lama mengasuh skuad muda itu.