TRIBUNNEWSWIKI.COM - Belakangan, lagu ''Lathi'' karya Weird Genius feat. Sara Fajira viral di sosial media.
Terutama di aplikasi video pendek asal Tiongkok, TikTok.
Dalam video klip resmi, 'Lathi' digarap dengan menegaskan penggambaran makna lagu ini tentang hubungan beracun.
Maksudnya adalah hubungan yang penuh kebohongan dan ego, tentang ucapan kata "cinta" yang kenyataannya hanya omong kosong belaka.
Meniru konsep video klip aslinya yang bertema melawan kekerasan terhadap perempuan, para make up artist mulai membuat Lathi Challenge.
'Lathi' berhasil menampilkan sisi lain wanita ketika sudah muak dan marah yang bisa nampak memiliki kepribadian ganda.
Dari sinilah ide #lathichallenge muncul dengan merias wajah, mulai dari riasan wajah cantik kemudian menjadi riasan menyeramkan ditambah dengan siluet perempuan menari tarian tradisional Jawa.
Tak terkecuali, seniman tari legendaris Indonesia, Didik Nini Thowok juga turut meramaikan Lathi Challenge.
Video sang maestro tersebut diunggah di kanal YouTube didikninithowok, dan bisa disaksikan di bawah ini:
Dalam video berdurasi satu menit tersebut Didik mengubah-ubah riasan wajahnya seperti yang dilakukan orang-orang yang mengikuti Lathi Challenge.
Bedanya, Didik menunjukkan dirinya dalam berbagai wujud berbeda menggunakan topeng.
Sehingga menimbulkan kesan bahwa Didik memiliki banyak kepribadian dalam satu tubuh.
Keahlian sang maestro sangat jelas ditampakkan dalam video tersebut, mulai dari riasan wajah, ekspresi, gestur, dan tarian yang ditampilkan sangat tegas.
Tepis anggapan lagu 'Lathi' adalah simbol pemujaan setan
Memiliki instrumen unik dan penggalan lirik berbahasa Jawa membuat 'Lathi' terkesan seram bagi beberapa orang.
Bahkan, karena menampilkan tema perlawanan kekerasan pada perempuan dengan efek dan tata rias nyentrik membuat 'Lathi' dianggap memiliki kesan mistis.
Sebelumnya, lagu 'Lathi' dari Weird Genius sempat dianggap sebagai lagu pemuja setan oleh Wan Dazrin, seorang figur publik dari Malaysia.
Wan Dazrin lalu meminta orang-orang untuk menghentikan aksi Lathi Challenge karena dianggap sebuah kegiatan yang tidak benar.
Dikutip dari Kompas.com, sebagai seorang seniman yang mengenal budaya Jawa, Didik Nini Thowok cukup tergelitik dengan anggapan bahwa lagu 'Lathi' adalah lagu pemuja setan.
Sama halnya seperti 'Lingsir Wengi' yang kerap disebut sebagai lagu pemanggil kuntilanak, Didik Nini Thowok tak ingin persepsi itu terus bertahan.