TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pasien positif Covid-19 dilaporkan meninggal dunia setelah keluarganya matikan alat ventilator untuk hidupkan pendingin ruangan (AC).
Pasien berjenis kelamin laki-laki tersebut dirawat di ruang intensif di salah satu rumah sakit di Rajasthan, India.
Dari keterangan yang didapatkan dari media India, salah satu keluarga pria itu awalnya mengunjunginya pada Senin malam waktu setempat (15/6/2020).
Dilansir dari Daily Star Kamis (18/6/2020), saat mengunjungi pasien, kerabat tersebut mengeluhkan panas dan gerah.
Tanpa diduga, dia mencabut ventilator yang dipakai untuk membantu pernapasan si pasien, dengan stop kontaknya dipakai menyalakan AC.
Segera saja baterai di alat bantu pernapasan tersebut habis, sehingga kondisi si pasien virus corona memburuk dengan cepat.
Setelah itu, pihak keluarga memberitahukannya ke dokter, yang segera memberikan bantuan CPR.
Namun malangnya, pria itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal di rumah sakit tersebut.
Baca: Abaikan Protokol Kesehatan, Acara Pernikahan di Semarang Jadi Sarang Covid-19: Ada yang Meninggal
Baca: Hacker Sebut Bisa Jual Data Pasien Tes Covid-19, Achmad Yurianto: Kita Serahkan ke Pihak Berwajib
Baca: Studi Terbaru Menyebutkan Antibodi Pasien Sembuh dari Covid-19 hanya Bertahan Tiga Bulan
Keluarga si pria disebut melecehkan staf rumah sakit, di mana insiden itu diunggah oleh peneliti setempat, Anant Bhan, do Twitter.
"Di Kota, pengunjung pasien Covid-19 mengeluhkan kegerahan, jadi mereka mencabut kabel ventilator untuk menyalakan AC. Baterai ventilator pun habis dan kondisi pasien menjadi memburuk dan akhirnya meninggal dunia,"
"Doktor residen yang ada di rumah sakit tersebut pun dilecehkan secara verbal, aku nggak percaya dengan apa yang aku baca," tulis @AnantBhan.
Postingan tentang berita tersebut yang diunggah oleh @AnantBhan tersebut pun viral dan mendapat reaksi yang beragam dari warganet.
"Apa?! dan apa yang dilakukan staff ICU sampai mereka tidak tahu alat ventilatornya dicabut? Bukankah monitor yang menunjukkan alat tersebut hidup harusnya terlihat bekerja?" tulis @b_zareen.
"Banyak hal salah yang terjadi di sini: Pengunjung pasien COvid masuk ke ruang isolasi? Berapa lama mereka duduk di dalam ruangan tersebut? Tidak ada alarm yang memperingatkan baterai ventilator habis?" tulis @PatientsEngage.
Ventilator, yang dipakai jika kasus Covid-19 yang diderita pasien sudah parah, berfungsi menyalurkan oksigen ke paru-paru pasien yang tak kesulitan bernapas.
Baca: Bukan Tangkal Covid-19, Konsumsi Dexamethasone Secara Sembarangan Justru Menurunkan Imunitas Tubuh
Baca: Update Covid-19 di Indonesia: Penambahan Kasus Harian Tertinggi, 42.762 Pasien Terkonfirmasi Positif
Baca: Inilah 9 Tips Aman Gowes di Jalanan Kota saat Pandemi Virus Corona
Kasus Covid-19 di India
Insiden mengejutkan yang dikabarkan terjadi di RS MBS, muncul ketika kasus virus corona di Rajasthan sudah mencapai 13.216, dengan 308 korban meninggal.
Sementara untuk keseluruhan, India melaporkan 367.000 kasus, tertinggi keempat di dunia, dengan angka kematian mencapai 12.237.
Pada 24 Maret, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan lockdown total terhadap 1,3 miliar penduduknya.
Namun dilonggarkan beberapa pekan terakhir.