TRIBUNNEWSWIKI.COM - Shin Tae-yong mengungkapkan konfliknya dengan PSSI tak terlalu penting.
Hal itu ia sampaikan kepada media Yonhap News, seperti diberitakan BolaSport.com, Minggu (21/6/2020).
"Media lokal melaporkan bahwa saya berkonflik dengan PSSI. Itu tidak penting, tetapi tidak banyak orang Indonesia yang ingin timnasnya memiliki kemampuan maksimal," ujar Shin dikutip BolaSport.com dari Yonhap News.
Salah satu tanggung jawab Shin Tae-yong yang diberikan PSSI adalah memimpin timnas U-19 Indonesia ke Piala Dunia U-20 2021.
Ia telah melakukan persiapan di Chiangmai, Thailand Januari 2020 lalu.
Baca: Jika Shin Tae-yong Didepak PSSI, Ini Daftar Nama yang Mungkin Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Di sana, Shin membawa Garuda Muda melawan beberapa tim Korsel seperti Seongnam FC, Busan I-Park dan Kyung Hee University.
Karena pandemi COVID-19 melanda, program latihan Shin pun kacau karena ia sudah merencanakan program pemusatan latihan di Jerman (April) dan Korea Selatan (Juli).
Kini, Shin ingin mendorong PSSI bekerjasama demi timnas Indonesia agar meraih hasil maksimal di Piala Dunia U-20 2021.
"Jika Anda mengumpulkan 30 pemain, Anda bisa mengumpulkan total 55-60 pemain, pelatih danstaf. Di Indonesia ada lebih dari 1000 kasus COVID-19 per hari, itu tidak terlalu membebani kan?," kata Shin yang tetap kekeh menggelar TC Timnas U-19 Indonesia di Korsel.
"Saya berencana membawa timnas U-19 Indonesia ke Gyeongju, Korsel untuk pemusatan latihan, tetapi tak masalah bila latihan di mana saja," tambahnya.
Mantan pemain timnas Korea Selatan itu juga menambahkan jika ia tak ingin mengecewakan masyarakat Indonesia di Piala Dunia U-20 2021.
"Jika anda berkata ingin menang, itu bukan hal mudah. Tetapi saya tak ingin mengecewakan rakyat Indonesia di Piala Dunia U-20."
"Kita bisa membuat momen bahagia bersama," ujarnya.
Baca: Jelaskan Duduk Perkara, Indra Sjafri: Awalnya Kita Hormati tapi Shin Tae-yong Seenaknya Sendiri
Sebelumnya, Shin Tae-yong blak-blakan kepada media Korea Selatan, Naver Sports soal keresahannya soal PSSI pada Rabu (17/6/2020).
Shin merasakan bahwa setelah melatih selama 6 bulan, ada perbedaan visi dan misi dari PSSI yang dirancang sejak awal.
PSSI mulai mengejar waktu dan menargetkan Shin Tae-yong untuk berprestasi secara instan dalam turnamen terdekat.
"Saya disuruh membawa prestasi di atas empat besar (semifinal) di Piala Asia U-19 yang akan dibuka di Uzbekistan pada bulan Oktober tahun ini," ujar Shin Tae-yong.
"Menantikan juga juara di Piala AFF. Dan untuk Piala Dunia U-20 yang tuan rumahnya Indonesia, lolos dari grup sampai masuk empat besar (semifinal). Jadi saya tanya apa kalian tahu Indonesia berapa peringkat FIFA? Langsung saya jawab peringkat FIFA Indonesia adalah 173."
“Ketua Umum PSSI, Mochamad Irawan mengatakan ingin memberi dukungan penuh terhadap program saya pada awal kontrak di wawancara media lokal."
"Maka dari itu saya memilih tantangan ini karena tertarik visi dan kemampuannya. Untuk itu, kami harus bergerak secara bertahap. Tetapi sikapnya berubah padahal di awal seperti ingin (dia) memberi dukungan penuh,"ujarnya.