Studi Terbaru Menyebutkan Antibodi Pasien Sembuh dari Covid-19 hanya Bertahan Tiga Bulan

Orang tanpa gejala (OTG) memiliki tingkat antibodi lebih rendah dibandingkan mereka yang bergejala


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-corona-2.jpg
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. Hasil studi yang diterbikan di jurnal Nature Medicine menyebutkan bahwa antibodi pasien yang sembuh dari Covid-19 hanya bertahan selama dua sampai tiga bulan.


"Di Afrika, ketika vaksin campak diperkenalkan di masyarakat, angka kematian keseluruhan pada anak-anak menurun lebih dari 50%. Pengurangan yang jauh lebih besar dari yang diperkirakan berdasarkan perlindungan terhadap kematian campak saja," tambah mereka.

OPV tidak lagi berlisensi atau tersedia di Amerika Serikat, tetapi masih digunakan di beberapa bagian dunia, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit .

Anak-anak mendapatkan dosis vaksin dengan tetes di mulut.

Baca: Daftar 36 Tempat dengan Risiko Penularan Virus Corona Tertinggi saat New Normal: Bar di Peringkat 1

Hingga saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 7,5 juta orang di seluruh dunia dan membunuh 424,332orang.

Dengan jadwal yang terus berubah, tidak ada yang yakin kapan vaksin akan tersedia, tetapi targetnya adalah tahun depan.

Vaksin covid-19 saat ini masih dalam pengembangan di seluruh dunia dan berada dalam berbagai tahap pengujian.

Dr Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika, mengatakan salah satu kandidat vaksin akan terbukti aman dan efektif pada kuartal pertama 2021.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy/Tyo/Kompas/Jawahir Gustav Rizal)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi: Antibodi Pasien yang Sembuh dari Corona Hanya Bertahan 3 Bulan"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved