Kronologi Ratusan Warga di Banten Pergi Kabur dan Mengungsi Karena Takut di Rapid Test

Takut di rapid test karena kurangnya sosialisasi, ratusan warga yang berasal dari dua kampung di Serang, Banten, melarikan diri.


zoom-inlihat foto
warga-tolak-rapid-test.jpg
Kompas.com/dok. Lurah Mesjid Priyayi
Warga Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, mengikuti rapid test masal setelah sebelumnya menolak rapid test, Kamis (18/6/2020).


Akhirnya, pihak Dinas Kesehatan dan pemerintah setempat kemudian tetap melakukan sosialisasi.

Warga yang sebelumnya kabur, akhirnya pulang ke rumah setelah mendapat informasi yang sebenarnya terkait rapid test.

Titin pun meluruskan jika rapid test akan digelar di Kelurahan Mesjid Priyayi, namun tidak dilaksanakan door to door melainkan dikhususkan untuk petugas kelurahan dan juga warga yang sukarela mengikuti rapid test.

Kata dia, rapid test yang digelar merupakan program Pemerintah Kota Serang untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

Rapid test di Kelurahan Mesjid Priyayi, akhirnya tetap dilaksanakan sesuai jadwal di Puskesmas Pembantu (Pustu) pada Kamis (19/6/2020).

Terdapat 45 warga yang ikut serta dimana seluruh hasilnya nonreaktif

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Acep Nazmudin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duduk Perkara Warga Dua Kampung di Banten Mengungsi karena Takut Rapid Test"





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
  • Film - Gudang Merica (2026)

    Gudang Merica adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved