Setelah Obat Covid-19 Buatan Unair, Kini Giliran UI yang Pamer Ventilator: Sudah Lolos Uji Klinis

Universitas Indonesia berhasil kembangkan ventilator, lolos uji klinis dan siap didistribusikan


zoom-inlihat foto
ventilator-buatan-ui-covent-20.jpg
Kompas/ISTIMEWA/Dokumentasi HUMAS Universitas Indonesia
Ventilator Covent-20 berhasil melalui uji klinis manusia dan siap didistribusikan untuk membantu penanganan Covid-19 di seluruh rumah sakit rujukan.


Prof Ari Fahrial juga mengatakan Covent-20 sudah mendapat izin produksi dari Kemenkes dan bisa menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan ventilator, sehingga dapat mencegah kematian

Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat FTUI dan anggota tim Ventilator UI, Dr. Eng. Muhamad Sahlan, S.Si., M. Eng mengatakan di bawah koordinasi ILUNI FTUI, saat ini tim peneliti telah menerima permohonan dari 180 rumah sakit di seluruh Indonesia.

"Pada tahap awal, kami akan menyiapkan 300 unit ventilator Covent-20 untuk distribusikan. Penyaluran akan ditentukan berdasarkan tingkat urgensi dan utilitas, serta rekomendasi donatur,” kata dia.

Sebelumnya, Covent-20 dinyatakan lulus uji produk dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta, pada 29 April 2020.

Ventilator ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pasien untuk membantu pasien yang mengalami kesulitan bernafas dan perlu dikontrol oleh mesin (time-triggered).

Terutama pasien Covid-19 yang mengalami sakit yang parah.

Obat Virus Corona dari Universitas Airlangga

Obat Covid-19 yang dikembangkan oleh Badan Intelejen Negara (BIN) dan tim Universitas Airlangga Surabaya.
Obat Covid-19 yang dikembangkan oleh Badan Intelejen Negara (BIN) dan tim Universitas Airlangga Surabaya. (unair.ac.id)

Baca: Profil Kampus - Universitas Airlangga (Unair)

Pemerintah akan meberikan dukungan dalam upaya pengembangan obat Covid-19 yang ditemukan Universitas Airlangga.

Hal itu disampaikan oleh Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

"Saya sudah berdiskusi dengan tim (Peneliti Unair) mengenai langkah-langkah yang sudah dilakukan, dan kira-kira nanti apa yang diperlukan terutama yang perlu dukungan dari pemerintah, terutama berkaitan dengan proses," ujar Muhadjir dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Rabu (17/6/2020).

ILUSTRASI - Menko PMK Muhadjir Effendy di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (5/2/2020).
ILUSTRASI - Menko PMK Muhadjir Effendy di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, (5/2/2020). (Tribunnews.com/ Taufik Ismail)

Mantan Mendikbud itu menilai kinerja peneliti Unair sangat mendukung langkah pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Nantinya, obat ini diharapkan bisa menurunkan tingkat kematian yang terjadi akibat virus corona.

"Sehingga bisa memberikan kontibusi nyata dalam upaya kita untuk menangani Covid-19 terutama dalam mengurangi tingkat fatalitas yang di Indonesia ini masih tergolong tinggi," tutur Muhadjir.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ventilator Buatan UI Lulus Uji Klinis Manusia, Siap Bantu Pasien Covid-19"

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved