Terlihat bule tersebut langsung mendapatkan balasan pukulan dari pria Indonesia itu.
Setidaknya ada delapan kali pria Indonesia menghujani pukulan kepada pria berbaju abu-abu yang menjadi lawannya itu.
Pada pukulannya yang ke delapan, lawannya tersebut langsung tersbungkur jatuh di jalan.
Langsung saja, pria Indonesia berbaju hitam tersebut menolong pria yang mengganggunya itu.
Bahkan dia juga tak sungkan mengucapkan permintaan maaf sebab sudah membuat lawannya itu terjatuh.
Dia juga kembali mencoba menceritakan situasi kepada orang di sekitarnya yang tak tampak kamera.
"Sorry. He tried to attacked me (Maaf. Dia mencoba menyerangku)," tuturnya.
Seseorang juga terdengar menjawab "I know (Aku tahu)".
Bukan hanya itu sjaa, dia pun mengatakan bahwa lawannya itu tidak bisa diam dengan menggunakan bahasa Indonesia.
"Gak bisa diem nih," ujarnya menambahkan.
Video itu langsung viral di media sosial dan mendapat perhatian dari warga Indonesia.
Tak sedikit yang penasaran mengenai sosok pria berbaju hitam yang disebut orang Indonesia ini.
Melihat antusiasme warganet yang penasaran dengan pra berbaju hiam tersebut, sebuah laman Facebook pun membongkar siapa pria berbaju hitam.
Dilansir Tribunnewswiki dari laman Facebook Peter F. Gontha,akhirnya sosok pria viral karena berhasil menjatuhkan lawannya itu.
"Mahasiswa Indonesia diserang mahasiswa bule, dia engga tau kalau kita jago tawuran!!!," ujar Peter F. Gontha dalam lamannya, diunggah pada Minggu (7/6/2020).
Dia menyebutkan bahwa sosok pria berbaju hitam itu merupakan seorang mahasiswa Indonesia yang tengah diserang oleh mahasiswa asing lainnya.
Bukan hanya itu saja, Peter F. Gontha pun menjelaskan bahwa pria itu sepertinya berasal dari Surabaya dan salah seorang pendukung klub sepak bola, yaitu Bonek.
"ini anak Surabaya kayanya!! Bonek. Namanya Anton Karundeng, Manado Surabaya. Dapet dari teman di Kominfo.," ujarnya memberikan keterangan.
Ternyata sosok pria berbaju hitam itersebut yaitu Anton Karundeng.
Dia adalah keturunan Manado dan Surabaya.
Walaupun begitu, sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi Kemeterian Luar Negeri mengenai kebenaran identitas pria dalam viral tersebut
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)