"Sama seperti orang kulit hitam di negara ini, banyak warga pribumi yang ikut dianiaya. Saya pikir gerakan ini cukup kuat dan sangat simbolis," tambahnya.
Diketahui banyak negara bagian di Amerika serikat telah mengganti peringatan 'Columbus Day' setiap bulan Oktober dengan hari libur resmi yang ditujukan untuk penghormatan bagi masyarakat adat.
Di tempat terpisah, Wali Kota Boston, Marty Walsh mengutuk aksi pemenggalan kepala patung Christopher Columbus.
Ia mengatakan patung tersebut akan dicabut sambil menunggu keputusan lain, tertulis dalam media lokal setempat.
Sementara itu, para pengunjuk rasa dan polisi masih bentrok di berbagai kota termasuk Chicago dan New York.
Aksi besar-besaran yang terjadi di Amerika Serikat berlangsung di saat pandemi corona yang merebak di seluruh dunia.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)