Dikatakan, dari 7 kasus tambahan baru, 3 kasus di antaranya merupakan satu klaster Senting, Kecamatan Sambi yaitu DM (41), IM (21) dan PU (2,5).
"Saat ini tiga pasien positif Covid-19 nomor 27, 28, 29 dari klaster Senting sudah dikarantina di RS Darurat Covid-19 dan 7 anggota keluarga yang lain dinyatakan negatif," kata dia kepada TribunSolo.com.
Lebih lanjut Ratri menjelaskan, 1 kasus pasien positif Covid-19 lain berinisial DR (54) asal Kecamatan Andong.
Disebutkan, DR merupakan pelaku perjalanan dari Karangawen, Kabupaten Demak yang mengalami gejala sakit di Demak lalu dirujuk ke RS rujukan Covid-19 Boyolali.
"Pasien DR meninggal dunia, kami sudah dilakukan tracing dan didapatkan 28 orang yang kontak erat," jelasnya.
Adapun lanjut dia, sisa dua kasus tambahan berinisial SM (73) sebagai pasien ke 31 dan JU (51) sebagai pasien ke 32 berasal dari dua kecamatan yang berbeda.
Pasien SM berasal dari Kecamatan Banyudono masih dicari pasti sumber penularannya.
"Hasil sementara ada kontak erat dengan anggota keluarga yang berada di luar wilayah (Kecamatan Sawit)," jelasnya.
Selanjutnya Lina mengatakan pasien JU yang berasal dari Kecamatan Copogo disinyalir sumber penularan di Pasar Cepogo.
"Sebelum sakit, pasien JU merupakan seorang pedagang dan dimungkinkan tertular oleh pedagang sayur atau pembeli yang berasal dari berbagai daerah," aku dia.
Dari hasil tracking pasien JU, terdapat 170 orang pernah kontak erat dengan pasien JU.
"170 orang pernah kontak erat dengan pasien JU," ujar dia.
Lina mengatakan satu tambahan pasien terakhir dihari ini berinisial YP (53), merupakan pelaku perjalanan dari luar Jawa 3 bulan yang lalu.
Dia menambahkan, YP yang berasal dari Kecamatan Banyudono itu pernah melakukan test pemeriksaan PCR dari RS Indriyanti Boyolali yang bekerjasama dengan Prodia Solo secara mandiri untuk syarat penerbangan ke daerah asalnya.
"Hasil dari tes PCR Mandiri YP dinyatakan positif, dan menjadi kasus ke 33 di Kabupaten Boyolali," aku dia.
Dengan penambahan 6 orang yang positif Covid-19 yang masih hidup dan 1 orang positif Covid-19 meninggal dunia, jumlah warga yang terpapar Corona di Kabupaten Boyolali berjumlah 33 orang.
Baca: Karyawan Dipotong Gaji 2,5 Persen Per Bulan untuk Iuran, Inilah Hak dan Kewajiban Peserta Tapera
Baca: Tabiat PNS Asahan yang Pingsan Tanpa Celana di Mobil Dibongkar Istri Sah: Suka Gonta Ganti Wanita
Baca: Update Pencairan Intensif Kartu Pra Kerja, Kini Ada Fitur Ganti Rekening di prakerja.go.id
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Warga Cepogo Boyolali yang Positif Corona Sempat Open House Lebaran, 212 Orang Pun Jalani Rapid Test
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/DINAR,TribunSolo)