Kerja Berbulan-bulan Terima Perlakuan Ini, Dua ABK WNI Tak Betah dan Pilih Loncat dari Kapal China

Dua ABK WNI loncat dari kapal China, tak betah dengan perlakuan, kerja berbulan-bulan tidak digaji


zoom-inlihat foto
dua-abk-wni-loncat-dari-kapal-china.jpg
TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Dua WNI ABK kapal asing, Andri dan Reynalfi saat berada di Polsek Tebing, Sabtu (6/6/2020)


Dua ABK WNI loncat dari kapal China, tak betah dengan perlakuan, kerja berbulan-bulan tidak digaji

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) anak buah kapal China Liu Qing Yu 213 melompat ke laut, Jumat (5/6/2020).

Mereka adalah Andri Juniansyah (30) dan Reynalfi (22).

Keduanya nekat kabur karena mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan dari pihak pemberi kerja, seperti diberitakan TribunBatam.id.

Andri Juniansyah (30) mengatakan, dirinya dijanjikan bekerja oleh seorang kenalannya di negara Korea.

"Yang bawa Safrudin dari PT Duta Grup. Katanya kerja di pabrik tekstil atau baja di Korea. Gajinya sebulan Rp 25 juta sampai Rp 40 juta," kata Andri yang diwawancarai di Polsek Tebing Polres Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (6/6/2020).

"Tapi selama bertemu dengan dia tak pernah di PT. Tapi selalu di Kantor Imigrasi atau kantor Syahbandar," tambahnya.

Sebelum bekerja di kapal tersebut, Andri terbang dari Jakarta ke Singapura sekitar lima bulan lalu. Namun bukannya berangkat ke Korea, ia malah dijadikan pekerja di kapal tangkap ikan.

Andri dan ABK lain yang berada di atas kapal berbendera Republik Rakyat Tiongkok (RRT) itu tidak mendapatkan gaji dan bahkan mengalami penganiayaan fisik.

Karena sudah tidak tahan, Andri dan seorang rekannya Reynalfi terjun dari kapal, Jumat (5/6/2020) malam. Setelah tujuh jam terapung di laut, keduanya diselamatkan oleh nelayan dan dibawa ke Pulau Karimun Besar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ingin Bertemu Keluarga

Dua WNI ABK kapal asing, Andri dan Reynalfi saat berada di Polsek Tebing, Sabtu (6/6/2020)
Dua WNI ABK kapal asing, Andri dan Reynalfi saat berada di Polsek Tebing, Sabtu (6/6/2020) (TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA)

Baca: Kapal Yacht Asal Australia Dibegal di Perairan Lampung, Pemiliknya Kelaparan dan Kehilangan Uang











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved