Youtuber 'Prank Sembako Sampah' Ferdian Paleka Bebas, Orang Tua dan Korban Berdamai

Youtuber 'Prank Sembako Sampah' asal Bandung bernama Ferdian Paleka bersama dua temannya, TB Fahdinar dan M Aidil dibebaskan


zoom-inlihat foto
ferdian-paleka-dikenal-sebagai-youtuber.jpg
YouTube
Youtuber 'Prank Sembako Sampah' asal Bandung bernama Ferdian Paleka bersama dua temannya, TB Fahdinar dan M Aidil dibebaskan, FOTO: Ferdian Paleka dikenal sebagai YouTuber dengan konten-konten yang kontroversial.(YouTube)


Beberapa bahkan salut dengan hukum di Indonesia yang tegas.

YouTuber Ferdian Paleka.(Youtube/Dio Aditya)
YouTuber Ferdian Paleka.(Youtube/Dio Aditya) (Youtube/Dio Aditya)

"Sekarang itu adalah hukuman yang tepat, hakim Inggris mencatat," kata netizen.

"Saya tahu itu mengerikan apa yang dia lakukan dan saya tidak memaafkannya, tetapi 12 tahun agak berat, Anda mendapatkan (hukuman) lebih sedikit di sini (Inggris) untuk (kasus yang menyebabkan) kematian karena mengemudi secara ugal-ugalan!" kata serang netizen.

"Sepertinya (hukuman) terlihat berat karena UK sangat lemah mengenai hukuman," jawab netizen yang lain"

Kondisi Terkini Ferdian Paleka

Ferdian Paleka ditangkap polisi gara-gara unggahan video memberi sembako tapi berisi taoge busuk dan batu bata.

Ferdian Paleka youtuber prank sampah itu kini mendekam di penjara Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat.

Di dalam penjara, Ferdian Paleka mendapat bullyan dari sesama penghuni tahanan.

Kepala Ferdian Paleka kini gundul.

Kuasa Hukum Ferdian Paleka, Rohman Hidayat mengungkapkan kondisi kliennya setelah alami perundungan di dalam sel oleh para tahanan.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Senin (11/5/2020).

Rohman menyebutkan, sempat bertemu dengan Ferdian dan dua teman lainnya, Tubagus dan Aidil.

Kala itu Rohman juga beserta dengan orang tua ketiga tersangka dalam kasus video prank sembako isi sampah.

Mengetahui kondisi anaknya pasca perundungan, para orang tua disebut sangat terharu.

Rohman menyampaikan, secara fisik tidak ada bekas penganiayaan seperti pemukulan di badan Ferdian Cs.

Meski demikian, Rohman tak memungkiri mungkin saja kekerasan terjadi.

Namun Ferdian ketakutan dan tidak berani bercerita.

"Kita sempat bertemu dengan orang tua juga, jelaslah orang tua terharu sekali," terang Rohman.

"Secara fisik mereka memang tidak ada tanda-tanda penganiayaan, pemukulan, tidak ada bekasnya."

"Mungkin saja terjadi, ada ketakutan dia tidak cerita dengan saya," tambahnya.





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved