Pernyataan Donald Trump Dinilai Tidak Membantu, Kepala Polisi Tegur Presiden AS Agar Tutup Mulut

Trump sebelumnya meminta para gubernur negara bagian untuk menerapkan taktik lebih brutal guna meredam unjuk rasa atas kematian George Floyd


zoom-inlihat foto
presiden-as-donald-trump-berbicara-tentang-covid-19.jpg
SAUL LOEB / AFP
Presiden AS Donald Trump berbicara tentang COVID-19, yang dikenal sebagai coronavirus, setelah menandatangani Proklamasi untuk menghormati Hari Perawat Nasional di Kantor Oval Gedung Putih di Washington, DC, 6 Mei 2020.


Trump sebelumnya meminta para gubernur negara bagian untuk menerapkan taktik lebih brutal guna meredam unjuk rasa atas kematian George Floyd

TRIBUNNEWSWIKI.COMKepala Kepolisian Houston, Texas, Art Acevedo mengkritisi langkah Presiden Donald Trump dalam menangani demonstrasi anti-rasisme yang terjadi dalam sepekan terakhir.

Pernyataan Acevedo tersebut merupakan tanggapan atas komentar yang diberikan Trump kepada gubernur negara bagian saat demonstrasi yang merupakan buntut atas tewasnya pria kulit hitam George Floyd.

Christiane Amanpour dari CNN bertanya kepada Kepala Polisi Houston Acevedo,  apakah lingkungan yang tepat bagi "polisi hari ini untuk keluar dan mendominasi".

Menekankan kebutuhan akan kepemimpinan, Acevedo mengkritik pesan dominasi Trump, yang dinilai dapat memperkeruh keadaan alih-alih menyerukan masyarakat untuk "berdiri bersama".

"Izinkan saya mengatakan ini kepada Presiden Amerika Serikat atas nama kepala polisi di negara ini. Tolong, jika Anda tidak memiliki sesuatu yang konstruktif untuk dikatakan, lebih baik tutup mulut Anda,” kata Acevedo kepada CNN saat diwawancarai soal tanggapan polisi terkait respons Trump dalam menangani aksi protes pada Senin (1/6/2020).

Polisi Detroit terlihat memakai perlengkapan lengkap anti huru-hara di Randolph and Congress, untuk mengendalikan amuk massa yang memprotes kematian George Floyd. Foto diambil pada Jumat (29/5/2020).
Polisi Detroit terlihat memakai perlengkapan lengkap anti huru-hara di Randolph and Congress, untuk mengendalikan amuk massa yang memprotes kematian George Floyd. Foto diambil pada Jumat (29/5/2020). ((USA TODAY NETWORK))

Seperti diberitakan oleh The Daily Star, Trump menyebut para kepala daerah “lemah” karena dianggap tidak mampu mengatasi demonstrasi yang semakin meluas.

Hal itu diucapkan Trump saat melakukan konferensi video bersama para gubernur negara bagian pada Senin (1/6/2020).

"Anda harus mendominasi atau Anda akan terlihat seperti sekelompok pecundang, Anda harus menangkap dan mengadili orang."

"Anda tidak harus terlalu berhati-hati," kata Trump, sambil menambahkan,

"Ini sebuah gerakan, jika Anda tidak meletakkannya, itu akan menjadi semakin buruk ... Satu-satunya waktu itu berhasil adalah ketika Anda lemah dan sebagian besar kamu lemah."

Baca: Demo Kematian George Floyd, Kelompok Antifa akan Dikategorikan Sebagai Teroris oleh Donald Trump











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved