Jangan Simpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil, Bisa Kehilangan Efektivitas dan Sebabkan Iritasi Kulit

Hand sanitizer yang disimpan sembarang di mobil dapat sebabkan hal-hal yang tidak diinginkan


zoom-inlihat foto
handd-sanitizer.jpg
doktersehat.com
Ilustrasi Hand Sanitizer


Argania.my, perusahaan farmasi Malaysia juga menyarankan supaya tidak meninggalkan hand sanitizer di dalam kendaraan karena produk yang hangat bisa mengiritasi kulit.

Jika memang hand sanitizer dalam keadaan hangat, mereka menyarankan supaya cairan tersebut dibiarkan dingin terlebih dahulu sebelum digunakan.

Selain itu juga, penggunaan hand sanitizer terlalu sering bisa menyebabkan iritasi kulit.

Dermatolog Lynn Chiam dari Children and Adults Skin Laser Clinic menjelaskan kepada Today jika bahan-bahan tertentu dalam hand sanitizer bisa menghilangkan minyak alami kulit, yang bertindak sebagai dinding pelindung kulit.

"Dengan fungsi penghalang yang rusak dan retak, bakteri dan virus dapat masuk ke kulit lebih mudah," kata Lynn.

3. Merusak interior mobil

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para insinyur Ford menemukan jika bahan-bahan dalam hand sanitizer bisa merusak permukaan interior mobil sebelum waktunya.

Dalam percobaan mereka pada mobil dengan suhu tinggi di Turki, mereka menemukan "keausan tinggi" pada mobil.

Setelah dilacak, penyebabnya yaitu etanol, alkohol umum yang terkandung dalam produk hand sanitizer.

Situs otomotif WapCar.my pun menerangkan bahwa membersihkan mobil dengan alkohol bisa mempercepat proses keausan sebab alkohol mengeringkan material kulit dan vinil sekaligus menghilangkan pernis pelindungnya.

Baca: Awas! Simpan Hand Sanitizer di Mobil dalam Waktu Lama Bisa Berbahaya, Begini Penjelasannya

4. Sanitizer mudah terbakar, namun tidak memicu kebakaran di mobil

Ilustrasi hand sanitizer
Ilustrasi hand sanitizer (THOUGHT CO)

Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) pun sudah menyarankan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyimpan hand sanitizer berbasis alkohol.

HSA mengungkapkan, hand sanitizer biasanya mudah terbakar.

Ditambah lagi jika mereka mempunyai konsentrasi alkohol yang tinggi.

Sebab itulah, hand sanitizer wajib disimpan di tempat sejuk dan tidak terpapar panas.

Pada bulan April lalu, seorang ibu di Inggris mengaku jika hand sanitizer miliknya "meledak" setelah ditinggalkan di dalam mobil selama empat minggu.

Dia selanjutnya memperingatkan mengenai bahaya meninggalkan produk pembersih tersebut di dalam mobil yang bersuhu panas.

Dalam kejadian tersebut, putrinya yang berusia 11 tahun terluka di mata karena botol hand sanitizer yang "meledak" ketika membukanya.

Akan tetapi, dokter mata tidak bisa mengonfirmasi apakah kerusakan yang dialami sang anak disebabkan oleh produk tersebut atau kekuatan yang mengenai matanya.

Bukan hanya itu saja, anggapan bahwa hand sanitizer bisa menyebabkan kebakaran mobil sudah dibantah oleh pemeriksaan fakta AFP Thailand.

Baca: Hand Sanitizer atau Tisu Antiseptik, Manakah yang Lebih Efektif Bunuh Virus Corona?





Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved