"Dia pria yang sangat baik. Dia masih membuka pintu untukku, masih mengenakan mantel untukku."
"Setelah perceraian saya, saya memiliki daftar yang harus dimiliki jika saya ingin menjalin hubungan, dan dia cocok untuk daftar semua.”
Kellie mengatakan kepada surat kabar itu bahwa dia melarikan diri dari Laos bersama keluarganya sebagai seorang anak dan datang ke Amerika sebagai pengungsi.
Dia memenangkan kontes Nonya Minnesota pada Oktober tahun 2018 dan pergi ke Las Vegas pada 2019 untuk bersaing memperebutkan kontes kecantikan tingkat nasional.
Kellie sekarang bekerja sebagai makelar barang dengan Re/Max Results.
Kronologi meninggalnya George Floyd
Dalam laporan edisi Jumat, jaksa penuntut menulis Chauvin menggunakan lututnya untuk menekan leher Floyd selama 8 menit 46 detik.
Sekitar dua menit dan 53 detik kemudian, Floyd dinyatakan "tidak responsif" sehingga harus mendapat perawatan sebelum dinyatakan tewas.
Dalam video yang viral, George Floyd sempat terdengar memohon kepada sang polisi agar mengangkat lututnya.
"Aku tak bisa bernapas," pintanya. Jika terbukti, Chauvin bisa dipenjara selama 25 tahun untuk tuduhan pembunuhan tingkat tiga, dan 10 tahun untuk pembunuhan tingkat dua.
Tuduhan yang dijeratkan kepada Chauvin berbuah gelombang demonstrasi, yang kemudian meluas hingga ke 30 kota seluruh AS.
Karena bereskalasi secara cepat, ditambah dengan beberapa bentrokan, sejumlah pemimpin daerah mengumumkan adanya jam malam.
Kemudian gubernur negara bagian mengaktifkan pasukan Garda Nasional, setelah demonstrasi mulai meningkat menjadi kerusuhan.
Floyd meninggal Senin setelah dia dijepit ke tanah oleh sejumlah polisi, termasuk Chauvin yang jadi pelaku utama karena menindih leher korban dengan lutut.
(TribunnewsWiki.com/SO/Wartakotalive/Wito Karyono)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Profil Kellie Chauvin, Istri Polisi Pembunuh George Floyd, Nyonya Minnesota 2018 dan Alasan Cerai