Tabrak Rumah & Tewaskan 2 Warga, Oknum Polisi Ini Dicopot dari Jabatan Kapolsek

Kapolsek di wilayah Rembang berinisial Iptu SY setelah mobil yang dikendarai menabrak rumah warga di Desa Bangunrejo dan mengakibatkan 2 korban tewas.


zoom-inlihat foto
mobil-polisi-tabrak-rumah-warga-1.jpg
Kompas.com
Mobil Isuzu Panther bernopol L 1476 GK yang dikemudikan oknum kepolisian, Iptu SY menghantam rumah warga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/5/2020) malam.(Dokumentasi Warga)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang kapolsek di wilayah Rembang berinisial Iptu SY telah dicopot dari jabatannya.

Hal ini dikarenakan mobil yang dikendarai Iptu SY sebelumnya menabrak rumah warga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/5/2020) malam.

Polda Jawa Tengah masih mendalami kasus kecelakaan yang melibatkan Iptu SY tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, kasus kecelakaan tersebut sudah dalam pemeriksaan untuk mencari bukti-bukti adanya unsur kelalaian.

"Status sudah pemeriksaan, untuk cari dua alat bukti kita sedang dalami dan sudah kita ganti," ujar Ahmad saat saat melakukan pengecekan Pos Pengamanan di Tol Kalikangkung, Sabtu (30/5/2020).

Ketika kejadiam Iptu SY yang merupakan seorang Kapolsek di wilayah Rembang ini diduga mengemudikan mobilnya dalam keadaan mabuk.

Akibat kecelakaan tersebut, dua penghuni rumah yakni balita berusia 3 tahun dan neneknya, YS (50) tewas di lokasi, usai dihantam mobil Isuzu Panther bernopol L 1476 GK yang dikendarai oleh Iptu SY.

Baca: Viral Rumah Warga Dipasangi Papan Pengumuman Karna Nekat Mudik ke Zona Merah, Ini Kata Sang Ketua RT

Baca: Fakta dan Kronologi Mobil Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Orang, Pengemudi Diduga Mabuk

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi saat saat melakukan pengecekan Pos Pengamanan di Tol Kalikangkung, Sabtu (30/5/2020).
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi saat saat melakukan pengecekan Pos Pengamanan di Tol Kalikangkung, Sabtu (30/5/2020). (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, hasil laboratorium terkait Iptu SY sampai saat ini belum diketahui.

"Hasil laboratorium dari Propam masih belum.

Tapi karena dia telah melanggar, apalagi menewaskan dua orang kan kasus menonjol.

Apapun alasannya tetap bersalah, karena kelalaian artinya," kata Iskandar.

Menurut Iskandar, Iptu SY sebelumnya tidak pernah tersandung kasus apapun.

Baca: Kapolda Jatim Usir Kapolsek yang Tertidur Saat Rapat Evaluasi PSBB: Saya Minta Serius Ya

Baca: Nasib Kapolsek yang Diusir Kapolda Jawa Timur Karena Tidur Saat Rapat Covid-19, Dikabarkan Diganti

Mobil Isuzu Panther bernopol L 1476 GK yang dikemudikan oknum kepolisian, Iptu SY menghantam rumah warga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/5/2020) malam.(DOKUMEN WARGA)
Mobil Isuzu Panther bernopol L 1476 GK yang dikemudikan oknum kepolisian, Iptu SY menghantam rumah warga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/5/2020) malam.(DOKUMEN WARGA) (Kompas.com)

"Sebelumnya dia memang tidak pernah ada kasus.

Namun karena dia anggota Polri dan sudah menciderai masyarakat, tetap diperiksa Propam dan ada perintah untuk diganti," kata dia.

Saat ini, Iptu SY ditahan di Mapolda Jateng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait pelanggaran disiplin.

Sedangkan untuk kasus kecelakaan sedang ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Rembang.

Pengakuan saksi

Sebelumnya diberitakan, setelah menabrak rumah warga dengan mobil yang dikendarainya pada Senin malam, Iptu YS, sempat tak mengaku jika ia yang telah menabrak.

Hal itu diungkapkan Mahfudz, orangtua balita tiga tahun yang tewas setelah ditabrak mobil kapolsek tersebut.

Kata Mahfudz, usai menabrak rumah mertuanya, Iptu YS sempat tak mengakui kalau dia pengemudi mobil tersebut.

Baca: Buntut Tewasnya George Floyd di Tangan Polisi, Gelombang Protes Muncul di 20 Kota di AS

Baca: Semakin Panas, Sejumlah Kru CNN Ditahan Polisi saat Meliput Kerusuhan di Kota Minneapolis, Minnesota

Mobil Isuzu Panther bernopol L 1476 GK yang dikemudikan oknum kepolisian, Iptu SY menghantam rumah warga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/5/2020) malam.(Dokumentasi Warga)
Mobil Isuzu Panther bernopol L 1476 GK yang dikemudikan oknum kepolisian, Iptu SY menghantam rumah warga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/5/2020) malam.(Dokumentasi Warga) (Kompas.com)

"Semula dia (YS) tak mengakui kalau dia sopirnya dan menyebut kalau sopirnya lari," kata Mahfudz, Selasa (26/5/2020).

Akibat peristiwa itu, anaknya berinisial PT, dan neneknya YS (50) tewas di lokasi kejadian.

Mafudz tak menduga jika anak dan mertuanya tewas dalam kejadian itu.

Ia menduga, kapolsek itu mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk. "

Mulutnya bau alkohol, ngomongnya nggak jelas seperti orang mabuk," ujarnya

Baca: Viral Video Polisi Indonesia Bak Polisi India, Pukuli Bokong Warga yang Kedapatan Tak Pakai Masker

Baca: Tulis Surat Terbuka Minta Jokowi Mundur dari Jabatan Presiden, Mantan Anggota TNI Diamankan Polisi

(TribunnewsWiki.com/SPO/Kompas,com/Riska Farasonalia/Puthut Dwi Putranto Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan",





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved