Hasil Uji Coba Klinis Kedua Aman, China Bersiap Produksi Massal Vaksin Covid-19 Jelang Akhir 2020

Hasil ujicoba salh satu vaksin Covid-19 di China berjalan baik dan direncanakan akan memasarkan secara massal vaksin tersebut akhir tahun ini.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-vaksin-untuk-virus-corona.jpg
Fresh Daily
Ilustrasi vaksin virus corona.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Banyak negara dan lembaga-lembaga kesehatan dunia saat ini melakukan lomba dalam penemuan vaksin virus Corona.

Salah satunya adalah negara dimana virus Corona pertama kali muncul, China.

Bahkan, China mengklaim vaksin buatannya akan siap dipasarkan pada akhir tahun ini.

Baca: 131 Orang Ikut Uji Coba Vaksin Corona di Australia, Miliaran Dosis Siap Tersedia Tahun Depan

Baca: Amerika Serikat Cabut Status Istimewa Hong Kong: Bukan Lagi Daerah Otonom dan China Kena Getahnya

Baca: Di Tengah Tekanan dari Amerika Serikat, China Dongkrak Anggaran Militer sebesar 2.645 Triliun

Komisi Pengawasan Aset dan Administrasi Negara Dewan Negara China (SASAC) mengatakan, vaksin virus corona baru buatan negari tirai bambu itu siap dipasarkan akhir tahun ini.

Dalam uji coba, lebih dari 2.000 orang telah menerima vaksin virus Corona baru yang dikembangkan oleh Institut Produk Biologi Wuhan dan Institut Produk Biologi Beijing.

"Vaksin bisa siap untuk dipasarkan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan," kata SASAC dalam posting di platform WeChat, Jumat (29/05/2020), lalu.

Ilmuan akhirnya mengungkap alasan pengembangan vaksin untuk virus corona sangat lambat, WHO: perlu waktu 18 bulan.
Ilmuan akhirnya mengungkap alasan pengembangan vaksin untuk virus corona sangat lambat, WHO: perlu waktu 18 bulan. (YouTube WGBH News)

Vaksin dari Institut Produk Biologi Wuhan dan Institut Produk Biologi Beijing telah memasuki uji klinis fase dua.

Mereka berafiliasi dengan Sinopharm, perusahaan farmasi milik negara yang manajemennya diawasi oleh SASAC.

 

Peserta dalam uji klinis kedua akan ada ribuan pasien positif Covid-19.

Fasilitas produksi milik Institut Produk Biologi Beijing akan memiliki kapasitas mencapai 100 juta hingga 120 juta dosis per tahun, menurut unggahan SASAC di WeChat.





Halaman
12
Penulis: Haris Chaebar
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved