TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembunuhan tragis terjadi pada remaja putri berusia 14 tahun bernama Romina Ashrafi, pada Selasa (26/5/2020).
Pelaku pembunuhan adalah sang ayah kandung, yang diinformasikan telah menyerahkan diri pada kepolisian setempat.
Pembunuhan terjadi di kediaman ayah Romina, yaitu di Kota Hovigh, wilayah Talesh, Iran Utara.
Diketahui Romina tewas akibat lehernya digorok sang ayah kandung menggunakan senjata tajam sejenis parang.
Bahkan dari berbagai informasi yang tersebar, Romina tewas dengan kondisi leher yang hampir putus.
Meski demikian, pemberitaan Iran menyatakan kasus tersebut sebagai honour killing.
Sehingga masyarakat cukup yakin jika pelaku yang merupakan ayah kandung Romina tidak akan mendapatkan hukuman berat.
Baca: Tak Setuju Anaknya Kawin Lari, Ayah Tega Penggal Kepala Putrinya yang Berusia 13 Tahun saat Tidur
Baca: Pernikahan Sepasang Kekasih Gagal Gegara Ibu Mempelai Wanita dan Ayah Pengantin Pria Kawin Lari
Motif pembunuhan Romina Ashrafi
Diberitakan oleh BBC pada Rabu (27/5/2020), diketahui Romina Ashrafi kabur dari rumah bersama dengan seorang pria berusia 35 tahun.
Romina Ashrafi melakukannya karena sang ayah enggan merestui hubungan asmara dirinya dan pria yang memiliki selisih usia lebih dari dua kali lipat itu.
Lima hari setelah kabur, akhirnya pihak kepolisian menemukan tempat persembunyian Romina dengan sang kekasih.
Kemudian Romina kemudian dipulangkan ke rumah sang ayah oleh pihak kepolisian.
Dikutip dari pemberitaan gilkhabar.ir, menurut tetangga setempat, ayah Romina memang dikenal cukup tempramental.
Sehingga Romina sempat tak ingin dipulangkan ke rumah lantaran khawatir akan keselamatannya sendiri.
Namun Romina terpaksa menurut karena menurut hukum sempat, Romina harus kembali ke rumah keluarganya.
Benar saja, setelah Romina kembali ke rumah, perselisihan dan pertengkaran kerap terjadi.
Hingga akhirnya ketika Romina tertidur, sang ayah menebaskan parang ke leher sang putri hingga nyaris putus.
Beberapa pemberitaan mengatakan ayah Romina menyerahkan diri kepada kepolisian.
Namun gilkhabar.ir menuliskan bahwa ayah Romina sempat kabur sebelum akhirnya ditangkap pihak kepolisian dan menjalani proses persidangan.
Kontroversi Honour Killing di Iran