Mahfud MD Minta Warga Tak Takut Covid-19: Kematian Lakalatantas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona

Mahfud MD mengatakan bahwa kematian akibat kecelakaan lalu lintas 9 lebih banyak dari corona, minta warga tak takut Covid-19.


zoom-inlihat foto
menko-polhukam-mahfud-md-menjalani.jpg
Kemenko Polhukam
Menko Polhukam Mahfud MD


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mahfud MD meminta masyarakat untuk tidak takut Covid-19, ia menyebut bahwa kecelakaan akibat lalu lintas 9 kali lebih banyak corona.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengajak masyarakat untuk tidak takut dengan virus corona.

Mahfud MD kemudian mengungkap tentang angka kematian Indonesia capai 4.884 per hari.

Pemerintah Jokowi akan menerapkan opsi new normal dalam rangka berdamai dengan Virus Corona atau covid-19.

Meski demikian, Mahfud MD juga mengajak warga untuk tidak menganggap enteng covid-19.

Baca: Mahfud MD Beri Jawaban Atas Kekecewaan MUI Soal Masjid Ditutup Tetapi Mall Tetap Dibuka

Baca: Menko Polhukam Mahfud MD: Salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan Dilarang oleh Permenkes

"Maksud saya, saudara jangan anggap enteng corona. Tapi juga jangan takut betul," ujar Mahfud MD dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1441 Hijriah Keluarga Besar Universitas 11 Maret via daring yang disiarkan secara langsung lewat kanal Youtube resmi Universitas Sebelas Maret pada Selasa

Dasar Mahfud mengatakan hal tersebut adalah data yang menurutnya menjelaskan perbandingan angka rata-rata kematian di Indonesia dengan angka rata-rata kematian warga Indonesia yang disebabkan covid-19.

"Ada data yang disiarkan oleh Kompas.

Berapa data orang mati di dunia ini karena penyakit.

Saya katakan di Indonesia itu orang mati setiap hari 4.884 orang rata-rata setiap hari."

"Yang mati karena corona, dari tanggal 1 Januari sampai dengan akhir April, 131 hari itu, sehari rata-rata cuma 17.

Angka kematian karena kecelakaan lalu lintas itu 9 kali lebih banyak dari corona," kata Mahfud.

Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur. Jenazah yang dapat dimakamkan di sana, yakni yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan berstatus positif terjangkit virus corona.
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur.  (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Tidak hanya itu, menurut data yang disampaikannya jumlah kematian di dunia karena AIDS, diare, dan kanker lebih besar dibandingkan dengan covid-19.

"Berkali-kali lebih banyak orang mati karena AIDS dan karena diare.

Di dunia itu yang mati karena diare selama 131 hari itu 560 ribu, yang mati karena corona cuma 280 ribu."

"Itu seluruh dunia.

Yang mati karena kanker itu tiga juta orang," kata Mahfud MD.

Baca: 340 Ribu Anggota TNI-Polri Telah Dikerahkan, Jokowi Minta Tambahan Pasukan untuk Daerah Rawan Corona

Baca: Begini Tahapan New Normal yang Akan Dimulai 1 Juni 2020, Kapan Sekolah dan Tempat Ibadah Dibuka?

(Tribunnews/Gita Irawan)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahfud MD: Kita Jangan Anggap Enteng Corona, Tapi Juga Jangan Takut





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved