Gesekan Amerika-China Kian Panas, Trump Bujuk Sekutu Putus Aliansi dengan Negeri Tirai Bambu

Amerika Serikat (AS) sampai meminta sekutu-sekutunya untuk memutuskan hubungan dengan China di bidang-bidang dengan risiko keamanan.


zoom-inlihat foto
donald-trump-dan-xie-jinping-123.jpg
Wikimedia Commons
Donald Trump dan Xie Jinping


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Makin hari hubungan Amerika Serikat dengan China terus memanas.

Hubungan kedua negara ini tampaknya tak kunjung menemui titik terang.

Bahkan dalam beberapa minggu terakhir ini, Amerika Serikat (AS) sampai meminta sekutunya untuk memutuskan hubungan dengan China di bidang dengan risiko keamanan.

Dikutip dari The Jerusalem Post, seorang pejabat AS dengan pengetahuan pembicaraan tentang konflik tersebut menjelaskan permintaan Washington itu ke para sekutunya.

Permintaan AS itu memaksa Israel memilih perusahaan lokal untuk membangun pabrik desalinasi terbesar di dunia dibandingkan dengan perusahaan asal China.

Baca: Jumlah Kematian Terus Bertambah, WHO: Benua Amerika Adalah Episentrum Baru Covid-19

Baca: Amerika Simpan Senjata Kiamat di Bawah Tanah, Mungkin Dikeluarkan saat Perang Dunia III Terjadi?

Jadi, mencegah timbulnya pertikaian yang tidak Israel inginkan dengan Pemerintahan Donald Trump atas partisipasi China dalam proyek infrastruktur raksasa itu.

Pemerintah Israel mengumumkan pemilihan perusahaan lokal dalam proyek pabrik desalinasi yang akan berada di Kibbutz Palmachim dan menelan biaya lebih dari NIS 5 miliar pada Selasa (26/5).

AS secara khusus menandai kemungkinan keterlibatan Hutchison dalam pembangunan pabrik desalinasi.

Bukan hanya menjadi proyek infrastruktur penting bagi Israel, pabrik tersebut dekat Sorek Nuclear Center dan Pangkalan Udara Palmachim.

Kekhawatiran AS mengenai keterlibatan perusahaan-perusahaan China dalam proyek-proyek infrastruktur utama di Israel dalam beberapa tahun terakhir, sebagian karena kemampuan operasi-operasi Tiongkok untuk mengumpulkan intelijen sambil bekerja pada mereka.

Kecemasan AS yang lainnya mengenai kerugian ekonomi, sosial, dan lingkungan yang besar, dan bahkan korban jiwa.

Presiden China. Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Presiden China. Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (kompasiana.com)

Hal tersebut bisa muncul jika infrastruktur tersebut rusak.

Bahkan, selama perjalanannya ke Israel pada 13 Mei lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah meminta Tel Aviv untuk mempertimbangkan kembali beberapa proyek bersama dengan China.

Hanya, pernyataan resmi dari Kementerian Keuangan, Kementerian Energi, dan Kementerian Sumber Daya Air Israel tidak menyebutkan Hutchison atau China dan hanya menyatakan, Kadima yang bermitra dengan Bank Leumi sebagai pemenang tender proyek pabrik desalinasi.

Tekanan baru-baru ini dari AS terhadap para sekutunya menandai eskalasi dari pertikaian yang meningkat antara Washington dan Beijing atas pandemi virus corona, Taiwan, juga Hong Kong.

Sudah jadi rahasia umum jika Donald Trump berulang kali menuding negera yang dipimpin Xi Jinping tersebut atas penyebaran pandemi virus corona ke seluruh dunia.

"Mereka bisa dengan mudah menghentikan wabah, tetapi mereka tidak!" cuit Trump pekan lalu.

Awal bulan ini, This Week mendapatkan pernyataan dari Pompeo, program acara ABC, ada "bukti besar" bahwa virus corona berasal dari laboratorium China di Wuhan, tempat asal wabah itu.

Namun, China berulang kali membantah semua tudingan tersebut.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, TRIBUNNEWS.COM)

Sebagian artikel ini telah terbit di tribunnews.com dengan judul Hubungan AS-China Memanas, AS Minta Negara Sekutunya Putuskan Hubungan Bisnis dengan China 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved