Meski demikian, sebagaimana janji Presiden Joko Widodo, direktorat baru ini tetap berupaya meningkatkan sisi pendidikan film, musik dan media baru dari hulu hingga hilir," kata Ahmad Mahendra dalam acara yang sama, Senin.
Di Webinar bertajuk Film Nasional Whats Next? itu, Ahmad Mahendra menyatakan, di direktorat baru ini fungsi di Pusbang Film tidak akan berubah dari fungsi literasi hingga apresiasi.
Selain itu, sebisa mungkin distribusi ketersediaan bioskop yang masih terbatas di seluruh wilayah Indonesia akan dijawab oleh direktoratnya.
Caranya, dengan bekerjasama dengan sejumlah pemerintah daerah di seluruh Indonesia agar membangun bioskop di daerah masing-masing.
Menurut catatannya, ada 11 ribu pelaku industri kreatif film yang terdampak Covid-19 dan membuat direktoratnya memberikan bantuan ke tenaga film yang terdampak itu.
"Bantuan akan diberikan lewat Direktorat Tenaga dan Lembaga Keniscayaan, Kemendikbud RI," jelas Ahmad Mahendra.
(TribunnewsWiki.com/SO/Wartakotalive/Irwan Wahyu Kintoko)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Jika Bioskop Dibuka Lagi di Masa New Normal, Firman Bintang: Ada Nggak yang Mau Filmnya Jadi Tumbal?