Ekonom Bhima Yudhistira Sebut Kartu Prakerja Program Abal-abal, Syok dengan Pernyataan Sri Mulyani

Bhima Yudhistrira mengatakan program Kartu Prakerja ini tidak menyelesaikan masalah. Ia pun mengaku syok mendengar pernyataan Sri Mulyani soal hal ini


zoom-inlihat foto
ekonom-dari-institute-for-development-of-economics-and-finance-indef-bhima-yudhistira-adhinegara.jpg
Tribunnews
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara


Bhima berpendapat, ada sejumlah lembaga di bawah Menko Kemaritiman dan Investasi yang seharusnya di bawah kendali Menko Perekonomian.

Ia pun menyinggung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Karena BKPM itu cocoknya ada di bawah Menko Perekonomian biar koordinasinya lebih oke," jelas Bhima.

"Karena dia sangat ekonomi."

Tak hanya itu, jika menjadi presiden Bhima mengaku akan memindahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) di bawah Menko Perekonomian.

"Kemudian pariwisata juga cocoknya di bawah Menko Perekonomian, satu lagi KKP itu nyambungnya juga Menko Perekonomian."

"Karena di situ di bawahnya Menko Perekonomian ada menteri pertanian," tandasnya.

Baca: Arsul Sani Sekjen PPP: Seperti Skandal Century, Prakerja Potensial Jadi Masalah Hukum di Masa Depan

Baca: Kritik Terhadap Pemerintah, Kini Muncul Situs Prakerja.org yang Berisi Pelatihan Gratis

 

 (TribunWow.com/Jayanti tri utami, TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Ekonom INDEF Sebut Kartu Prakerja Abal-abal dan Ungkap Ucapan Sri Mulyani yang Membuatnya Syok.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved