Meski Minim Klaster, Kasus Positif Covid-19 di Depok Tinggi, Epidemiolog: Penularan dari Jakarta

Ahli epidemiolog FKM UI menduga, infeksi dari Jakarta lah yang menyebabkan Kota Depok banjir kasus positif Covid-19, meski hanya memiliki dua klaster.


zoom-inlihat foto
keramaian-penumpang-krl-commuter-line-di-peron-stasiun-duri-jakarta-barat.jpg
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Keramaian penumpang KRL commuter line di peron Stasiun Duri, Jakarta Barat, Kamis (17/8/2017).(KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi corona di Indonesia masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan jumlah pertambahan kasus positif.

Per hari Kamis (21/5/2020), terkonfirmasi ada 20.162 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Kawasan pertama yang dideklarasikan terdapat Covid-19, Kota Depok per hari Selasa (19/5/2020), telah mencatat 431 kasus positif Covid-19 dengan seluruh wilayah menjadi zona merah.

Selain itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris pada Senin (18/5/2020) mengumumkan bahwa kasus Covid-19 sudah dijumpai di 62 dari 63 kelurahan yang ada di Depok.

Baca: Pandemi Corona Melanda, Ratusan Tenaga Medis RS di Sumsel Dipecat karena Mangkir Tugas

Meski begitu, Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Tri Yunis Miko menduga, besar peluang para pasien itu tertular Covid-19 dari Jakarta, bukan akibat penularan lokal di Depok.

Tri Yunis Miko berujar, dugaan itu pertama-tama berasal dari pemetaan klaster Covid-19.

"Di Depok, yang menunjukkan klaster itu hanya 1-2 RW."

"Yang lain tidak menunjukkan klaster, karena antarkasus jauh-jauh jaraknya."

"Dari sana, kemungkinan penularannya ada di transportasi umum atau di Jakarta," jelas Tri Yunis Miko dikutip dari laman Kompas.com berjudul Epidemiolog Duga Jakarta Jadi Sumber Tingginya Kasus Covid-19 di Depok.

"Iya, persebaran epidemiologisnya seperti itu."

"Tetapi tidak boleh disebutkan (di mana letak klasternya) karena dikhawatirkan menimbulkan keresahan penduduk."

"Tapi saya tahu, saya ada datanya," imbuh Tri.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dishub DKI Jakarta melakukan imbauan kepada pengendara mobil dan motor untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2020). Imbauan ini dilakukan agar masyarakat menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari, yang salah satu aturannya adalah pembatasan penumpang kendaraan serta anjuran untuk menggunakan masker jika berkendara.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Sebagai informasi, suatu wilayah menjadi klaster penularan penyakit apabila di wilayah itu ditemui banyak kasus sekaligus.

Selain dari pemetaan klaster, dugaan bahwa Jakarta jadi sumber penularan Covid-19 diperkuat dengan fakta bahwa kebanyakan pasien di Depok adalah kelompok usia produktif.

Data itu mencerminkan, kelompok usia produktif di Depok masih beraktivitas di luar rumah, termasuk bekerja, dan Jakarta adalah magnet bagi kelas pekerja yang tinggal di daerah suburban seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok.

"Jadi kalau di Depok, mobilitas memengaruhi karena sumber penularannya di Jakarta. Kontaknya memang banyak terjadi di Jakarta, karena kelompok usia produktif itu mobile ke sana, hanya saja mereka tinggal di Depok," ungkap Tri.

"Bisa juga dari kereta (rel listrik, KRL) karena di awal-awal penularan kan dari kereta."

"Makanya, banyak kepala daerah yang ingin setop sementara (operasional) KRL," lanjut dia.

Untuk membuktikan dugaan bahwa Jakarta adalah sumber penyebaran Covid-19 Depok, pemerintah dapat melakukannya dengan memperketat mobilitas warga Depok di tempat umum, seperti pasar.

Viral gambar paparan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Depok-Jakarta Kota.
Viral gambar paparan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Depok-Jakarta Kota. (Kompas.com/M LUKMAN PABRIYANTO)

"Pastikan di sana bukan jadi sumber penularan Covid-19. Kalau itu sudah dipastikan, maka asumsinya penularan memang dari Jakarta," kata Tri.





Halaman
12
Penulis: Haris Chaebar
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved