Ia akan menyampaikan imbauan lebih lanjut.
Apabila tidak diindahkan, tegasnya, pihaknya akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Terpisah, ditemui di kantornya, Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Hadi Santosa mengatakan, setiap hari pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan rutin di toko swalayan.
“Ada petugas kami yang patroli keliling untuk memantau tempat umum, khususnya toko swalyaan dan alun-alun,” ucap dia.
Hadi mengatakan, terkait penumpukan kendaraan yang terjadi akhir pekan lalu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas perhubungan.
“Di depan Luwes saya kira sekarang sudah relatif lancar, karena ada teguran dari Dishub juga.
Adapun di depan ADA, karena jalur pantura, selain Dishub kami juga akan koordinasi dengan Satlantas,” ucap dia.
Adapun mengenai pengaturan pengunjung di dalam pasar swalayan, sebut Hadi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak manajemen.
Baca: PSBB Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 4 Juni 2020, Anies: Dua Pekan ke Depan adalah Kunci
Baca: Semakin Serius, Donald Trump Beri Surat Ultimatum ke WHO, Ancam Hentikan Pendanaan
Hal serupa juga dilakukan oleh Pemkot Surabaya untuk terus memantau pusat perbelanjaan menjelang lebaran.
Sebagai bentuk pengawasan, petugas Satpol PP dan BPB Linmas diterjunkan ke banyak lokasi di Kota Surabaya.
"Selain imbauan kita minta (warga) untuk kembali," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto.
Hal ini dilakukan untuk memantau protokol kesehatan pada warga.
Eddy menjelaskan upaya ini dilakukan untuk menghindari warga berkerumun.
Meski masih menjalankan aturan PSBB, warga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak aman untuk menekan potensi penyebaran Covid-19.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng dengan judul Jelang Lebaran Pusat Perbelanjaan Ramai di Tengah Pandemi Virus Corona, Ini Kata Bupati Pati dan Jelang Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkot Surabaya Terus Pantau Pusat Perbelanjaan