AFP
Dari sejumlah anak yang dilaporkan menderita sindrom ini, hanya beberapa diantaranya yang dinyatakan positif Covid-19.
Jadi para ilmuwan tidak yakin apakah gejala langka ini disebabkan oleh virus corona baru atau oleh sesuatu yang lain.
Pejabat kesehatan memperkirakan ada sekitar 10-20 kasus seperti itu di Inggris, dan NHS Inggris mengatakan pihaknya segera menyelidiki laporan tersebut.
Viner mengatakan bahwa meskipun dokter sedang mempertimbangkan penyebab potensial lain untuk sindrom ini, termasuk virus lain atau obat baru, namun hipotesis yang berhasil adalah bahwa sindrom ini terkait dengan Covid-19.
(Tribunnewswiki.com/Ami heppy)
KOMENTAR