Kangen Bioskop? Di Jakarta Segera Hadir Drive In Cinema, Nonton Bioskop Bisa dari Mobil

Event Organizer & Contractor, Ergo and Co, segera hadirkan nonton bioskop dari mobil, masyarakat bisa menonton film dengan konsep Drive-in Cinema.


zoom-inlihat foto
drivein1.jpg
EVARISTO SA/AFP
Orang-orang menonton film yang diproyeksikan di bioskop drive-in ketika bioskop tetap ditutup karena tindakan yang diberlakukan untuk melawan pandemi Covid-19 di Brasilia, Brasil, pada 8 Mei 2020. (EVARISTO SA/AFP)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Diterapkannya aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas.

Sejak virus corona mulai merebak di Indonesia, kebijakan demi kebijakan ditetapkan demi menekan laju penyebaran Covid-19.

Akibatnya, masyarakat tak lagi bisa menikmati beraktivitas di luar rumah, termasuk aktivitas dalam menikmati hiburan.

Salah satu hiburan yang cukup diminati masyarakat adalah menonton film di bisokop.

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, seluruh bioskop di Indonesia ditutup.

Baca: Terpapar Covid-19 saat Salat Tarawih di Masjid, Satu Keluarga di Solo Reaktif Rapid Test Corona

Kurang lebih sudah hampir tiga bulan puluhan film yang seharusnya tayang, tanggal rilisnya diundur bahkan gagal tayang di bioskop.

Beberapa film bahkan lebih memilih untuk menayangkan filmnya di platform digital seperti Netflix atau Viu.

Namun, baru-baru ini Ergo & Co menyatakan bahwa pihaknya akan menggelar sebuah bioskop yang bisa ditonton dari dalam mobil.

Baca: CEO Disney Konfirmasi Tanggal Rilis Film Mulan untuk di Bioskop

Baca: Film Gundala Akan Segera Ditayangkan di Bioskop Amerika Serikat Bulan Juli Mendatang

“Kangen nonton di bioskop ga?

pernah nonton dengan cara yang berbeda ga?

Waktunya saat ini untuk bisa menikmati film-film terbaru dengan orang tercinta tanpa melanggar aturan social distancing.

Cukup bawa mobil dan nikmati suguhan film terbaru dengan sensasi berbeda.

tunggu tanggal mainnya yah! Info lebih lanjut folow @driveincinemajkt,” tulis Ergo & Co dalam akun Instagramnya @ergoandco, Rabu (13/5/2020).

Aktivitas menonton dari dalam mobil tersebut dikenal dengan konsep Drive-In Cinema.

Setelah sebelumnya muncul rencana konser Drive-In untuk memenuhi kebutuhan hiburan masyarakat dalam menonton konser, kini Indonesia akan segera memiliki Drive-In Cinema.

Drive-In Cinema sendiri merupakan sebuah layanan menonton film yang dilangsungkan dari dalam mobil.

Nantinya, masyarakat datang ke sebuah venue parkiran luas dan di sana akan disediakan tempat dan layar untuk menonton film.

Namun, para penonton tetap harus berada di mobil masing-masing demi mematuhi aturan physical distancing.

Sebelumnya, beberapa negara telah menerapkan konsep Drive-in Cinema ini, khususnya di masa pandemi corona.

Negara-negara tersebut antara lain Perancis, Amerika, Jerman, Korea Selatan, dan lainnya.

Baca: Film Black Widow Mendapatkan Jadwal Rilis Awal di Inggris

Baca: James Cameron Sebut Tanggal Rilis Sekuel Avatar Tidak Akan Tertunda

Dilansir dari Warta Kota, Project Director Ergo & Co Faizal Sudarma mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan Drive-In Cinema untuk masyarakat tanpa melanggar aturan physical distancing atau social distancing.

"Kami akan hadirkan Drive-in Cinema ini untuk mengobati kerinduan masyarakat menonton di bioskop. Dengan Drive-in Cinema masyarakat bisa menikmati film-film terbaru dengan orang tercinta, tanpa melanggar aturan social distancing," kata Faizal Sudarma, dikutip dari Warta Kota, Rabu (13/5/2020).

Nantinya, penonton cukup membawa mobil ke lokasi pemutaran film tersebut.

Namun, hingga kini menurut Faisal, pihaknya belum bisa memastikan waktu dan lokasi Drive-in Cinema tersebut.

"Sampai saat ini masih on progress, karena berkaitan dengan izin dan lainnya.”

“Karena itu kami belum bisa bilang di mana dan kapannya. Untuk saat ini venue di sekitar Jakarta dulu.”

“Tapi secepatnya Drive-in Cinema ini diselenggarakan," jelas Faizal.

Rencana digelarnya Drive-in Cinema itu pun disambut antusias oleh masyarakat.

Hal tersebut terlihat dalam kolom komentar postingan akun Instagram @ergoandco.

Beberapa komentar menyatakan, agar Drive-in Cinema tersebut segera terlaksana. 

Riwayat Drive-In Cinema di Indonesia

Drive-In-Cinema sebelumnya pernah ada di Indonesia, cara menonton bioskop dari dalam mobil tersebut disebut dengan teater kendara.

Dilansir dari Historia, teater tersebut dibangun oleh Ciputra, ia mulai membangun teater kendara di Pantai Binaria (sekarang Ancol), Jakarta, pada 1 April 1970.

Pembangunannya seiring dengan pengembangan Ancol sebagai daerah perumahan, industri, dan rekreasi oleh PT Pembangunan Jaya, perusahaan di mana Ciputra menjadi salah satu direkturnya.

Ciputra memperoleh ide membangun teater kendara setelah melihatnya di New York, Amerika Serikat.

Di negeri inilah teater kendara pertama di dunia muncul pada 1933.

Konsep teater kendara berbeda dari bioskop tertutup.

Teater kendara membuka kesempatan bagi para penonton menyaksikan film di ruang terbuka dari mobilnya masing-masing.

Teater kendara kemudian merambah keluar Amerika Serikat, yaitu ke Eropa, Australia, dan Asia Tenggara.

Pasar utama teater kendara adalah keluarga dan anak muda bermobil.

Ciputra melihat pasar ini telah mengada di Jakarta.

Perbaikan ekonomi pada awal Orde Baru memunculkan kelas menengah baru.

Baca: Biar Tak Bosan saat Physical Distancing, Nonton 5 Film Animasi Studio Ghibli Ini Bisa Jadi Pilihan

Baca: Bingung Nonton Film di Rumah saat Social Distancing? Ini 17 Situs Gratis Download dan Streaming Film

Mereka cukup mampu membeli mobil pribadi.

Jalanan Jakarta pun semarak oleh kehadiran mobil.

Melihat kondisi pasar seperti itu, Ciputra tak ragu menghadirkan teater kendara pertama di Indonesia.

Luasnya lima hektar dan mampu menampung 800 mobil.

“Bioskop terbuka itu merupakan drive-in cinema terbesar di Asia Tenggara,” catat Kompas, 2 Mei 1970.

Semua jenis mobil boleh masuk, kecuali pick-up dan truk.

Ciputra berupaya mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk membangun teater kendara.

Dia melibatkan 340 pekerja yang terdiri dari orang-orang Batalion Zeni Konstruksi Angkatan Darat, PT Technik Indonesia, dan PT Jaya Steel (anak perusahaan Pembangunan Jaya).

Para pekerja giat siang-malam untuk memasang layar raksasa dengan ukuran sebagai berikut: panjang 40 meter, lebar 19 meter, dan tinggi 27 meter.

Ukuran demikian mampu dilihat orang hingga jarak 200 meter.

Aspal dibuat bergelombang agar mobil dapat mengarah ke layar.

Jarak parkir antar mobil diperhitungkan secara teliti supaya pengendara dapat keluar-masuk tanpa kesulitan.

Teater kendara terbesar di Asia Tenggara itu menghabiskan 20 ribu meter kubik pasir, 10 ribu meter kubik batu, 2 ribu drum aspal, 200 meter kubik beton, dan 85 ton besi konstruksi.

Alat-alat pemutar filmnya dibeli dari perusahaan Toshiba, Jepang.

Untuk semua pembangunan itu, Pembangunan Jaya mengeluarkan Rp260 juta, atau setara dengan Rp10,4 miliar nilai uang saat ini.

(Tribunnewswiki.com/Ron)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved