TRIBUNNEWSWIKI.COM - Universitas Sains Al-Qur’an atau UNSIQ adalah sebuah institusi pendidikan berbentuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terletak di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Universitas Sains Al-Qur’an berdiri pada 1988.
Universitas Sains Al-Qur’an saat ini dipimpin oleh Rektor bernama Dr. KH. Muchotob Hamzah, MM.
Universitas Sains Al-Qur’an beralamat di Jl. Argopeni No.Km. 03, Kalibeber, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56351, Indonesia.
Universitas Sains Al-Qur’an berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Al-Qur'an (YPIIQ).
Atas restu dari Presiden RI KH. Abdurrahman Wahid dalam kunjungan di PPTQ Al-Asy'ariyyah yang diasuh oleh Hadratus Syaikh KH. Muntaha Al-Hafidz, pada tahun 2001, dan berdasarkan SK, Mendiknas RI No. 78/D/O/2001 tertanggal 10 Juli 2001 secara resmi berdiri Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo yang merupakan pengembangan dari 3 Perguruan Tinggi sebelumnya (IIQ, AKPER dan STIE) ditambah dengan berbagai program studi keilmuan dan teknologi.
Nama "Universitas Sains Al-Qur'an" yang disingkat menjadi "UNSIQ" yang berarti “untaian mutiara".
"Mewujudkan Universitas Transformatif, Humanis dan Qur`ani pada Tahun 2031". Makna yang terkandung dalam Visi UNSIQ ini adalah:
bahwa UNSIQ merupakan institusi pendidikan tinggi yang lahir, tumbuh dan berkembang di lingkungan pesantren yang senantiasa berupaya mengembangkan pola pendidikan yang mampu memberikan pemahaman dan transformasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an serta keunggulan pesantren.
bahwa UNSIQ betekad mewujudkan lulusan yang mampu memadukan mutiara pesantren dengan pendidikan modern dalam dinamika budaya, sosial dan politik kebangsaan, yakni pribadi yang mampu mengembangkan sikap toleran (tasamuh), seimbang (tawazun), moderat (tawassuth) dari kebiasaan kehidupan santri pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan mendahulukan kepentingan umum, masyarakat dan bangsa.
bahwa UNSIQ membangun sikap dan perilaku sivitas akademika yang mampu mentransformasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan (baik kehidupan akademik maupun non akademik), dan memiliki sikap kecendekiawan muslim yang dapat mengaktualisasikan mutiara luhur pesantren dan keunggulan universitas modern. Hal itu sebagai implementasi dari prinsip Islam rahmatan lil’alamin dan merupakan upaya optimalisasi peran manusia sebagai hamba Allah (‘abdullah) sekaligus khalifah-Nya (khalifatullah) yang unggul, kompetitif dan bermartabat.
Misi Universitas Sains Al-Qur’an :
Rumusan misi yang diemban UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo adalah:
Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu mentransformasikan nilai-nilai Al-Qur’an secara kreatif dan inovatif dalam suasana diniyah, ilmiah, dan ukhuwah dalam membantu memberikan solusi permasalahan hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menyelenggarakan penelitian dan pengkajian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dengan mengintegrasikan Al-Qur’an dan Sanis.
Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dengan memadukan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sains serta menggunakan paradigma Islami rahmatalil’alamin.
Membangun tata kelola Universitas yang baik (Good University Governance) untuk memperkuat sistem tata pamong perguruan tinggi yang otonom, kredibel, transparan, akuntabel, dan yang menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan.
Menjalin jejaring dengan institusi dalam negeri dan luar negeri untuk mengoptimalkan terlaksananya Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tujuan Universitas Sains Al-Qur’an :
Tujuan yang ingin dicapai UNSIQ sebagai Universitas yang memadukan keunggulan pesantren dan pendidikan modern, adalah:
Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengacu standar mutu pendidikan tinggi berskala nasional, regional, dan internasional, dengan menerapkan kurikulum yang mengintegrasikan al-Qur’an dan Sains, yang seimbang guna kemandirian hidup dalam menghadapi tantangan global.
Melaksanakan penelitian yang bermanfaat untuk pengembangan program studi yang ada, bermanfaat untuk kehidupan masyarakat, bermanfaat untuk pengembangan dan tindak lanjut penelitian berikutnya.
Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkala dan berkelanjutan.
Melaksanakan tata kelola Universitas yang baik dalam suasana diniyah, ilmiah dan ukhuwah Islamiyah.
Melaksanakan peningkatan sumberdaya Universitas serta menjalin jejaring (networking) dengan institusi dalam negeri dan luar negeri untuk mengoptimalkan terselenggaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Untuk mencapai Visi UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo yaitu Mewujudkan Universitas Transformatif, Humanis dan Qur’ani, maka segenap sivitas akademika berusaha melaksanakan pengelolaan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan UU No. 12 TH 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan PP No. 4 TH 2014 tentang penyelenggaraan Pendidikan Tinggi. Standar yang dilaksanakan meliputi pemenuhan Mutu penyelenggaraan pendidikan, dan pemenuhan mutu Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Disamping itu, UNSIQ juga menerapkan standar bermuatan kearifan lokal seperti penguatan kepesantrenan, pemanfaatan potensi lokal dan membudayakan kajian Ilmu-Ilmu Al-Qur’an secara komprehensif.
Lambang UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo didesain sebagai suatu identitas, citra dan spirit bagi segenap sivitas akademika dalam menjalani kehidupan serta menghadapi tantangan dan perubahan zaman.
Sifat terbuka dalam menerima dan menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi diwujudkan dalam bentuk lambang tulisan bulat “Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo” tanpa dibatasi dengan garis yang melingkar di luar tulisan tersebut.
Keterbukaan tersebut didasarkan pada selempang merah putih yang melambangkan kebangsaan, dan ditengah-tengah selempang terdapat bintang yang bersinar (berwarna kuning keemasan) melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagaimana tercermin dalam QS. Al-Ikhlas.
Kitab Suci yang terbuka melambangkan keterbukaan dalam menimba ilmu pengetahuan sebagai fokus keilmuan.
Keris putih tegak lurus melambangkan kejuangan dan kesucian dalam meraih ilmu pengetahuan.
Di atas Kitab Suci terbuka ada dua bulu di samping kanan dan kiri dengan di tengahnya terdapat keris putih yang berdiri tegak dengan dilatarbelakangi gambar masjid dan pohon beringin melambangkan suasana diniyah, ukhuwah, dan ilmiah dalam menciptakan karya-karya ilmu pengetahuan yang memadukan pendidikan modern dan mutiara pesantren.
Tulisan Arab "al-jami’ah li ’ulumil-qur’an” merupakan ciri khusus dan ruh perjuangan dalam mencari ilmu-ilmu Al-Qur’an dalam lembaga pendidikan tinggi berbasis Al-Qur’an.
Hal ini juga selaras dengan background warna dasar biru yang melambangkan dinamika perjuangan bagi seluruh sivitas akademika UNSIQ sebagaimana tulisan “UNSIQ” di bawah Kitab Suci.
Di bawahnya terdapat pita merah dengan tulisan “Jawa Tengah” merupakan perguruan tinggi yang memiliki ciri kealqur’anan yang dimiliki Propinsi Jawa Tengah yang secara geografis memiliki posisi strategis di Pulau Jawa.
Bentuk lambang dengan segi lima memiliki dua fungsi dalam arti lambang kenegaraan, yaitu Pancasila dan Rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh umat Islam sebagai bentuk ketundukan dan keikhlasan dalam melaksanakan Syari’at Allah sebagaimana ketentuan dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah saw.
Dasar lambang yang berwarna biru memberikan inspirasi terhadap dinamika, perkembangan, dan kualitas keilmuan yang didasarkan pada nilai-nilai Al-Qur’an.
Semua perlambangan dan karakteristik tersebut diharapkan menjadi landasan, spirit, dan moral bagi sivitas akademika UNSIQ untuk mencapai rahmatan lil ‘alamin dan meraih mardhotillah.