2. Cahaya dapat dipantulkan
Contoh: kita bisamelihat bayangan diri ketika bercermin.
3. Cahaya dapat menembus benda bening
Contoh: cahaya dari lampu senter bisa menembus sebuah gelas.
4. Cahaya dapat dibiaskan
Contoh: pensil bisa terlihat seakan patah, ketika diletakkan di balik gelas berisi air.
5. Cahaya dapat diuraikan
Contoh: pelangi.
Soal 3:
Rina bercermin di depan kaca cermin rias di kamarnya. Bagaimana bentuk dan sifat bayangan Rina pada cermin tersebut? Jelaskan!
Jawaban:
Jika Rina bercermin di cermin datar, maka sifat bayangannya:
- Tegak
- Bersifat maya
- Bayangan sama besar
- Terbalik
- Bayangan dan benda memiliki jarak yang sama
Disclaimer: artikel ini hanya digunakan oleh orangtua untuk memandu proses belajar anak. Soal ini berupa pertanyaan terbuka. Artinya, jawaban tidak terpaku seperti di atas.
Panduan orangtua untuk tayangan yang menekankan kompetensi literasi
Sebelum tayangan: Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut.
Anak juga menyiapkan alat tulis.
Setelah tayangan
Berikut hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan kompetensi literasi anak dari melihat tayangan:
1. Dampingi anak ketika sedang menyimak tayangan, kemudian minta anak untuk mengkomunikasikan ide, gagasan, maupun perasaan sendiri, baik lisan maupun tertulis, dari tayangan tersebut. Selanjutnya, orang tua perlu mendengarkan, membaca apa yang disampaikan anak, dan memberi umpan balik berupa tanya jawab, diskusi dan pujian.
2. Lakukan diskusi dengan anak terkait hasil tulisannya.