Seorang Kakek Positif Corona, Tiap Malam Pimpin Salat Tarawih di Musala, Sempat Menolak Dibawa ke RS

Total ada 28 warga yang harus menjalani swab tes setelah diketahui sempat berkontak dengan pasien positif corona


zoom-inlihat foto
ilustrasicovid-19.jpg
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ILUSTRASI - Seorang kakek di Tambora dinyatakan positif Covid-19 dan diketahui sempat menjadi imam salat tarawih berjamaah di musala


Pihak kecamatan juga menganjurkan kepada 20 warga dan delapan keluarga kakek tersebut untuk melakukan tes swab. Dikhawatirkan, ada lagi warga yang terinfeksi Covid-19.

"Saya minta 20 warga dan 8 keluarganya harus rapid test atau test swab kemarin berkat komunikasi bersama teman medis dan TNI - Polri serta petugas Puskesmas Kecamatan. Sebanyak 20 warga, 8 keluarga, dan duanya kakek serta nenek," kata Bambang.

Baca: Warga Masih Nekat Mudik, Anies: Kalau Mudik Belum Tentu Bisa Kembali ke Jakarta dalam Waktu Singkat

Baca: Kabar Baik Hasil PSBB: Kurva Kasus Baru Covid-19 di DKI Jakarta Mulai Melandai

Mereka diminta isolasi mandiri selama menunggu hasil swab keluar.

Petugas kemudian menyemprotkan cairan disinfektan di sekitar lokasi seperti rumah kakek nenek tersebut, musala, serta rumah warga.

Dari peristiwa ini, Bambang mengimbau kepada warga agar mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Lingkungan RW 07 di-lockdown sementara

Sementara ini lingkungan RW 07, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat jalani lockdown wilayah sejak Minggu (10/5/2020) menyusul kabar adanya tiga warga yang poitif Covid-19.

Sementara itu, terdapat 28 ODP yang kemudian menjalani tes swab karena diketahui sempat melakukan kontak dengan pasien.

"Jadi sampai tiga hari kedepan kami masih tunggu hasil Swab test dari 28 warga kami di RW07, Jembatan Besi," jelas Bambang.

tambora corona2
Lingkungan RW07, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat disemprot cairan disinfektan Minggu (10/5/2020).

Dikutip daru Wartakota, selama menunggu hasil Swab test keluar, pihaknya sudah melockdown kawasan RW 07 Kelurahan Jembatan Besi.

Lockdown wilayah itu akan dibuka jika hasil Swab test ke-28 warga menunjukan negatif.

"Jadi semoga hasilnya negatif. Karena kemarin kami juga sudah lakukan penyemprotan disinfektan massal di lingkungan tersebut," harap Bambang.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Wartakota.tribunnews.com, Kompas.com)

Sebagain artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kakek Positif Covid-19 Jadi Imam Shalat Berjamaah, Puluhan Warga Jembatan Besi Dites Swab"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved