TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berpulangnya seniman legendaris Indonesia asal Solo, Didi Kempot menyisakan duka mendalam bagi para penggemar.
Tak hanya di Indonesia, penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart ini juga memiliki banyak penggemar luar negara.
Satu diantaranya di negara yang juga memiliki banyak penduduk keturunan suku Jawa, yaitu Suriname.
Tak tanggung-tanggung, 20 penyanyi dan seniman negara di benua Amerika bagian selatan mengadakan proyek tribute untuk almarhum Didi Kempot.
Seperti yang telah diberitakan di TribunJogja.com, proyek kolaborasi tersebut sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada Didi Kempot.
Terlebih Didi Kempot memiliki kiprah cemerlang dan kenangan yang membekas di hati warga Suriname.
Para penyanyi dan entertainer tersebut bersama-sama menyanyikan lagu 'Layang Kangen'.
Lagu tersebut memang menjadi satu dari tembang Didi Kempot yang paling mainstream dan digemari di Suriname.
Baca: Lirik Lagu Layang Kangen - Didi Kempot, Lengkap dengan Terjemahan dan Link Download
Baca: Chord Kunci Gitar Didi Kempot - Dalan Anyar, Ning Dalan Anyar Kowe Karo Sopo
Tentang proyek kolaborasi 'Layang Kangen' tribute to Didi Kempot di Suriname
Video kolaborasi yang dibuat sebagai tribute untuk maestro genre musik campur sari tersebut diunggah melalui media sosial Facebook.
Proyek kolaborasi diinisiasi oleh tiga seniman ternama Suriname, yaitu Murni Dasai, Jurmic Partodongso, dan Rivianto Towikromo
Video dipublikasikan pada Minggu (10/5/2020) malam waktu Paramaribo, Suriname atau Senin, (11/5/2020) pagi WIB.
Diinformasikan oleh Murni Dasai melalui pesan WhatsApp, Didi Kempot tak hanya dikenal oleh keturunan etnis Jawa di Suriname saja.
Melainkan juga warga etnis India dan Afrikas Suriname turut menjadi Sobat Ambyar, nama yang ditujukan untuk penggemar Didi Kempot.
Ide yang sangat spontan tersebut digerakkan karena para penggemar Suriname merasa kehilangan sosok Didi Kempot.
Namun karena Suriname juga terdampak pandemi Covid-19 sehingga proyek tersebut dilakukan dirumah masing-masing.
"Akhirnya kita semua rekam pake alat masing-masing dari rumah, lalu disatukan, dan jadilah klip video ini," jelas Murni Dasai.
Setelah video tersebut dikumpulkan, Rivianto Towikromo, pemilik RC Creative Media sekaligus produser dan editor video klip menggubahnya dengan apik.
Sehingga video kolaborasi tribute untuk Didi Kempot layak dipublikasikan dengan pengantar video berbahasa Belanda.
Pemilihan lagu 'Layang Kangen'