Peserta Kartu Prakerja Keluhkan Dana Insentif Tak Kunjung Cair, Begini Penjelasan Pemerintah

Peserta Kartu Prakerja Gelombang I keluhkan dana insentif yang belum cair, padahal telah sepekan selesaikan pelatihan, begini penjelasan pemerintah.


zoom-inlihat foto
prakerja90.jpg
prakerja.go.id
Kartu Prakerja.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peserta Kartu Prakerja gelombang pertama keluhkan dana insentif Kartu Prakerja yang seharusnya sudah mereka terima.

Pasalnya, pemerintah sebelumnya menyatakan waktu pencairan dana insentif Kartu Prakerja setidaknya memakan waktu lima hari.

Namun, hingga lebih dari sepekan setelah mereka menyelesaikan pelatihan, mereka belum juga mendapatkan insentif tersebut.

Program Pra Kerja dari Pemerintah.
Program Pra Kerja dari Pemerintah. (Surya/Tribun)

Baca: Sudah Dibuka Gelombang 4, Verifikasi Program Prakerja Ternyata Masih Berjalan dan Belum Tuntas

Baca: Lulusan S2 Terdampak Pandemi Corona Boleh Daftar Kartu Prakerja, Penuhi Syarat Berikut Ini!

Manajemen pelaksana Program Kartu Prakerja menjawab keluhan tersebut.

Pihaknya mengakui adanya hambatan dalam proses insentif untuk para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan.

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky pun mengatakan, berbagai hambatan tersebut telah berhasil diidentifikasi.

Sayangnya, dia enggan memberikan penjelasan yang lebih detail mengenai masalah yang menyebabkan banyak peserta gelombang pertama Program Kartu Prakerja hingga saat ini masih belum menerima insentif yang dijanjikan.

"Hambatan-hambatan tersebut sudah kami identifikasi. Sejak penutupan gelombang hari Kamis, kami fokus menyelelsaikan seluruh proses tersebut,’ katanya seperti dikutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

“Untuk informasi detail, saat ini belum bisa kami sampaikan," lanjutnya.

Baca: Kisruh Kartu Prakerja, CEO Ruangguru Belva Devara Mengundurkan Diri dari Stafsus Milenial Jokowi

Baca: Tak Hanya untuk Pengangguran, Kartu Prakerja juga Terbuka untuk Karyawan, Berikut Tahapan Seleksinya

Untuk diketahui, peserta penerima pelatihan Kartu Prakerja mendapatkan dana bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta.

Rinciannya, Rp 1 juta digunakan untuk pelatihan dan tidak bisa dicairkan, kemudian insentif senilai Rp 2,55 juta.

Insentif sebesar Rp 2,55 juta tersebut terdiri atas insentif pascapelatihan sebesar Rp 600 ribu yang akan dikirim setiap bulan selama empat bulan.

Kemudian, insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 50 ribu per survei untuk tiga kali survei, sehingga jumlah totalnya mencapai Rp 150 ribu per peserta.

Dana ini akan ditransfer ke rekening virtual BNI atau OVO, LinkAja, dan GoPay milik peserta.

Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 596,8 miliar untuk 168.111 peserta yang telah diterima di gelombang I.

Secara total, pemerintah menyediakan Rp 20 triliun yang diperuntukkan bagi 5,6 juta peserta Kartu Prakerja untuk tahun ini.

Baca: Kabar Gembira Akhirnya Ilmuwan Indonesia untuk Pertama Kalinya Sukses Memetakan Covid-19

Baca: Pandemi Covid-19, Kota Ini Gunakan Kotoran Ayam Demi Cegah Penyebaran Corona, Begini Caranya

Sebelumnya, pemerintah sempat menyatakan waktu pencairan dana insentif Kartu Prakerja setidaknya memakan waktu lima hari.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pun sempat menyatakan, insentif akan diterima oleh peserta paling lambat Jumat (1/5/2020) lalu.

"Jumat nanti insentif pasca pelatihan sebesar Rp 600 ribu. Mereka akan kita kirimkan e-mail untuk evaluasi efektivitas Kartu Prakerja sebagai feedback pengguna dan feedback pengguna terhadap lembaga pelatihan," kata Denni dalam video conference, Rabu (29/4/2020).

Namun demikian, peserta Kartu Prakerja gelombang pertama banyak yang mempertanyakan uang insentif yang tak kunjung diterima lantaran sudah lebih dari sepekan telah menyelesaikan pelatihan.

Keluhan mengenai dana insentif yang tak kunjung cair pun telah membanjiri kolom komentar laman instagram program Kartu Prakerja, prakerja.go.id.

Dilansir dari artikel Kompas.com yang berjudul "Insentif Kartu Prakerja Belum Cair, Ini Kata Pemerintah", Diah (25), salah satu peserta Kartu Prakerja Gelombang I mengaku tak menyangka pencairan dana insentif Prakerja akan memakan waktu yang cukup lama.

Dirinya yang sudah beberapa pekan dirumahkan lantaran perusahaannya terdampak pandemi virus corona (Covid-19) telah menyelesaikan pelatihan Bahasa Inggris sejak 26 April 2020 lalu.

Namun, hingga saat ini, dirinya bahkan belum menerima sertifikat dari lembaga pelatihan yang bersangkutan.

"Belum (menerima insentif), sertifikat saya saja belum di-upload di dashboard per pagi ini," tuturnya.

(Tribunnewswiki.com/Ron)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved