Informasi Pribadi #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Megan Colleen O’Donoghue atau Megan O’Donoghue merupakan pesinden asal Amerika Serikat.
Dia merupakan lulusan dari Cornish College of the Arts di Seattle tahun 2008.
Ketika kuliah dia mengambil jurusan lagu seriosa.
Darah seni memang sudah mendarah daging dalam tubuhnya.
Ayah Megan yang adalah seorang musisi menjadi inspirasi baginya untuk meniti karir sebagi penyanyi dan komposer.
Ketertarikannya dengan musik Jawa mengantarkan Megan O’Donoghue ke Indonesia.
Dia mengikuti program Darmasiswa di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.
Program ini menawarkan beasiswa selama satu tahun kepada warga asing yang ingin mempelajari kebudayaan Indonesia.
Pada waktu itu Megan menimba ilmu di Institut Seni Surakarta di Solo dan mengambil jurusan karawitan selama satu tahun.
Selama di Solo, Megan tinggal bersama mendiang maestro sinden, Nyi Supadmi, yang juga adalah gurunya.
Melalui interaksi dengan para murid yang juga kos di rumah mendiang Nyi Supadmi, perempuan multitalenta ini jadi bisa memperlancar kemampuannya berbahasa Indonesia.
Usai mengikuti program Darmasiswa, Megan kemudian menikah dengan pemain keroncong asal Indonesia dan kembali menetap di Amerika selama dua tahun, sebelum akhirnya pindah lagi ke Indonesia pada tahun 2012.(1)
Baca: Didi Kempot
Baca: Didik Nini Thowok
Karier #
Setelah kembali lagi ke Tanah Air, Megan semakin mendalami kesenian Indonesia lainnya.
Sperti wayang kulit, dan banyak melakukan pementasan dengan dalang-dalang kenamaan.
Tak tangging-tanggung, Meghan pernah pentas bersama Ki Sujiwo Tejo, Ki Manteb Sudharsono dan Ki Enthus Susmono, dimana ia berperan sebagai pesinden.
Sebagai pesinden, Megan mengaku tidak fasih berbahasa Jawa.
Namun, latar belakangnya sebagai penyanyi membuatnya terbiasa menjiwai lagu-lagu bahasa asing, termasuk lagu-lagu dalam bahasa Jawa.
Hal ini bisa terdengar dan terasa melalui teknik vokal dan cengkoknya ketika menyinden.
Tahun 2015, ia merilis album perdananya yang bertajuk “Peshawar,” bersama kelompok musik Gemati di Indonesia.
Album yang terdiri dari sembilan lagu ini mengambil nuansa musik rakyat atau folk, keroncong, dan karawitan, dengan campuran lirik dalam bahasa Inggris, Indonesia, dan Jawa.
Lagu-lagunya yang antara lain berjudul “Ojo Ngoyo,” “Gulaku,” “Mumet,” dan “Kembang California,” dan “Berkah Indomaret” bercerita mengenai pengalamannya saat tinggal di Jawa Tengah dan juga saat tur keliling Indonesia bersama kelompok wayang kulit.
Tahun 2016 Megan memutuskan untuk kembali ke Amerika bersama puterinya.
Megan O’Donoghue kini mengajar kelas vocal di Cabrillo College di Santa Cruz, California dimana ia mengajarkan lagu seriosa, juga lagu-lagu Indonesia, Arab, dan Irlandia.
Selain mengajar di kampus, Megan juga membuka kelas privat vokal dan piano di rumahnya.(2)
Nyanyikan Lagu untuk Mendiang Didi Kempot #
Kabar meninggalnya Didi Kempot pada 5 Mei 2020 terdengar sampai ke telinga sahabatnya, Megan O'Donoghue.
Ia mengadakan siaran langsung di akun Instagramnya sambil menunggu waktu dia berbuka puasa.
Megan menyanyikan lagu hit mendiang Didi Kempot berjudul Sewu Kuto sembari memainkan piano.
Bagian dia menyanyikan Sewu Kuto ini ia unggah kembali di beranda akun Instagramnya agar penggemarnya dan para sobat ambyar.
"Hatiku sangat patah. Patah hati," ucapnya di siaran langsung.
Ia pun mengucap terima kasih dan minta doa agar Didi Kempot diterima di sisi Tuhan.
Megan O'Donoghue melengkapi unggahan ulang videonya itu di newsfeednya.(3)
Diskografi #
Berikut lagu-lagu ciptaan Megan Colleen O’Donoghue:
Ojo Ngoyo - Peshawar · 2015
Kembang California Peshawar · 2015
Mumet - Peshawar · 2015
Gulaku Peshawar · 2015
Berkah Indomaret - Peshawar · 2015
Shepherd Baik - Peshawar · 2015
Clear Water, Clear Blood - Peshawar · 2015
Star Cavalier - Star Cavalier · 2018
Holy Raven - Peshawar · 2015
House - Peshawar · 2015.(4)
(TribunnewsWiki.com/SO)
| Nama Asli | Megan Colleen O’Donoghue |
|---|
| Nama tenar | Megan O’Donoghue |
|---|
| Riwayat Karir | Seniman, Pesinden |
|---|
| Pendidikan | Cornish College of the Arts di Seattle |
|---|
| Institut Seni Surakarta |
| Berita terini | membuat tribute untuk Didi Kempot |
|---|
| @meganodonoghuemusic |
Sumber :
1. www.liputan6.com
2. www.voaindonesia.com
3. seleb.tempo.co
4. www.amazon.co.uk