Kerajaan Tarumanegara mengalami kemunduran setelah dipegang oleh Sudhawarman.
Saat itu dirinya memberikan kebijakan otonomi daerah kepada raja-raja di bawahnya.
Namun kebijakan tersebut tanpa pengawasan.
Karena tidak diawasi, terjadilah perpecahan di Kerajaan Tarumanegara.
Kerajaan tersebut pecah menjadi dua, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh.
Baca: Situs Batu Berak Lampung
Baca: Masjid Agung Banten
Bukti berdirinya Kerajaan Tarumanegara
Selain peninggalan Candi Batujaya yang dinilai sebagai candi tertua di Nusantara, ada 7 prasasti yang menjadi bukti berdirinya Kerajaan Tarumanegara.
Lima prasasti ada di Bogor, satu prasasti ada di Jakarta, dan satu prasasti lagi ada di Lebak Banten.
1. Prasasti Ciateureun
Prasasti ini ditemukan di sungai Ciateureun, yakni salah satu muara sungai Cisadane Bogor.
Prasasti ini juga dikenal dengan nama Prasasti Ciampea.
Pada prasasti ini terdapat gambar laba – laba dan telapak kaki Raja Purnawarma.
Selain itu, ditemukan juga huruf palawa dan sansekerta.
2. Prasasti Jambu
Prasasti Jambu atau dikenal dengan nama Prasasti Pasir Koleangkak.
Pasalnya, prasasti ini ditemukan di bukit Koleangkak, perkebunan jambu.
Letaknya yakni 30 km sebelah barat dari kota Bogor.
Prasasti ini berisi kebesaran Raja Purnawarman dan gambar telapak kakinya.
3. Prasasti Kebon Kopi
Prasasti ini ditemukan di Bogor, tepatnya Kampung Cibungbulan, Kampung Muara Hilir.