Tapak kaki ini disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata, gajah yang ditunggangi Dewa Wisnu.
Baca: Kunci Jawaban Lengkap Soal Matematika SMP dan SMA, Belajar dari Rumah di TVRI Kamis 30 April 2020
3. Prasasti Jambu
Prasasti Jambu yang disebut juga Prasasti Pasir Koleangkak ini ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Palawa.
Isi dari prasasti ini adalah tulisan yang memuji pemerintahan pada masa Raja Mulawarman.
Selain berisi tulisan itu, pada Prasasti Jambu juga terdapat gambar telapak kaki.
Prasasti Jambu dinamakan demikian berdasarkan tempatnya ditemukan, nih, teman-teman.
Prasasti Jambu ditemukan di sekitar perkebunan jambu di bukit Koleangkak, sekitar 30 kilometer di sebelah barat Bogor.
4. Prasasti Pasir Awi
Prasasti Pasir Awi berisi pahatan gambar dahan, ranting, dedaunan, dan buah-buahan.
Selain itu, prasasti yang terletak di lereng sebelah selatan bukit Pasir Awi, Kabupaten Bogor ini juga terdapat gambar sepasang telapak kaki.
Baca: Kunci Jawaban Belajar dari Rumah TVRI SMA/SMK Kamis 30 April 2020: Persamaan dan Fungsi Kuadrat
5. Prasasti Ciaruteun
Prasasti ini juga disebut Prasasti Ciampea.
Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun di dekat tepi Sungai Cisadane.
Para prasasti ini, terdapat rulisan yang terdiri dari empat baris dan ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Palawa.
Selain itu, pada Prasasti Ciaruteun juga terdapat lukisan yang terlihat seperti laba-laba dan telapak kaki Raja Purnawarman.
6. Prasasti Muara Ciaten
Berbagai peninggalan Kerjaan Tarumanegara ini dinamakan sesuai dengan daerah tempatmya ditemukan.
Seperti Prasasti Muara Ciaten, yang ditemukan terletak di tepi Sungai Cisadane, dekat Muara Ciaten.
Berbeda dengan prasasti lainnya yang berisi tulisan maupun gambar, pada prasasti Muara Ciaten ini terdapat goresan.
Goresan yang ada pada prasasti ini adalah gambar sulur atau ikal yang keluar dari umbi.