500 TKA Asal Tiongkok Akan Masuk ke Sulawesi Tenggara, Gubernur: Dulu 46 Saja Kita Sudah Babak Belur

Gubernur dan DPRD Sulawesi Tenggara menolak masuknya 500 TKA asal Tiongkok yang diperkirakan masuk ke Sultra secara bertahap mulai pekan ini.


zoom-inlihat foto
virtue-dragon-nickel-industry-vdni-nikel-smelter-sulawesi-tenggara.jpg
Instagram/virtuedragon
Foto smelter PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI). PT VDNI adalah perusahaan multinasional pengolah nikel asal Tiongkok.


Ali Mazi mengaku, telah mengundang pihak perusahaan untuk menunda sementara memasukkan TKA tersebut.

"Nanti setelah wabah Covid-19 ini berakhir, baru akan dibicarakan kembali," tambah Ali Mazi.

Seluruh jajaran DPRD setujui penolakan masuknya 500 TKA ke Sultra

Tak hanya Gubernur, seluruh unsur pimpinan dan fraksi di DPRD Sultra juga sepakat menolak kedatangan 500 TKA yang akan bekerja di perusahaan PT VDNI di Konawe, Sultra.

Penolakan itu disampaikan dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung Paripurna DPRD Sultra, Rabu (29/4/2020).

Abdurrahman Shaleh, Ketua DPRD Sultra menyatakan penolakan bukan berarti adanya anti-investasi Tiongkok.

Melainkan karena situasi saat ini yang masih di tengah pandemi corona.

Sehingga dirasa tidak tepat jika TKA Tiongkok tersebut disetujui masuk ke Sultra .

Abdurrahman meminta agar perizinan ini ditunda sementara waktu hingga pandemi berakhir.

Abdurrahman bahkan menegaskan akan memimpin aksi penolakan jika 500 TKA tetap didatangka  ke Sultra.

"Saya pimpin langsung aksi jika dipaksa datang," tegas Abdurrahman.

Tenaga kerja lokal dirumahkan, tidak seharusnya TKA masuk ke Sultra

Penolakan juga disampaikan oleh Herry Asiku, Wakil Ketua DPRD Sultra dari Partai Golkar.

Herry menilai jika 500 TKA dipaksakan masuk ke Sultra, nantinya bisa menambah gejolak di masyarakat.

"49 saja yang masuk waktu lalu gemparnya bagaimana, apalagi kalau 500 TKA yang masuk," ujarnya.

Sudirman dari Fraksi PKS DPRD Sultra juga menyatakan penolakan dan mempertanyakan soal tenaga kerja lokal yang tidak dipekerjakan.

"Ini aneh, tenaga kerja lokal kita rumahkan lalu TKA didatangkan dari luar ini tentunya sedih sekali," kata Sudirman.

DPRD Sultra juga sepakat mendesak kepada pihak perusahaan untuk melakukan evaluasi dan memanfaatkan tenaga kerja lokal.

Namun hingga artikel ini diunggah, PT VDNI belum memberikan tanggapannya.

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 30 April 1945 - Pemimpin Nazi, Adolf Hitler Bunuh Diri di Berlin, Jerman

Baca: Diam-diam Ikut Tes Swab, Pria Positif Covid-19 Salat Tarawih Berjamaah: Merasa Sehat dan Tak Batuk

Baca: Aktor Senior Bollywood Rishi Kapoor Meninggal Dunia Karena Leukimia

(TRIBUNNEWSWIKI/magi, KOMPAS/Kiki Andi Pati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada 500 TKA China Akan Masuk Sultra, Gubernur dan DPRD Menolak"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved